MENTARI PAGI EDISI 648, JUM’AT 22 JANUARI 2021

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi pada hari ini sebesar (-0.24%) sehingga IHSG goyah dari kedudukannya dan turun hingga level 6413.892. Hanya empat sektor yang mampu bertahan sementara sektor lainnya melemah.

Pada perdagangan kemarin, sektor Agriculture menjadi sektor terkuat dengan penguatan terbesar yakni (+1.70%) diikuti dengan dengan sektor Miscellaneous Industry yang menguat sebesar (+1.44%). Disisi lainnya, sektor Finance menjadi sektor yang mengalami pelemahan terbesar yakni  (-0.99%). Tercatat sebanyak 18.035 milyar saham diperdagangkan dengan menghasilkan total nilai transaksi sebesar 19.169 triliun. Asing kemarin meninggalkan pasar Tanah Air dengan melakukan aksi jual dan menghasilkan Net Forein Sell sebesar 130.55 milyar.

Hari ini kami memprediksi bahwa IHSG akan menguat. Hal ini lantaran sentiment yang datang dari luar negeri yakni pelantikan terpilihnya Presiden AS yang berhasil membuat nilai mata uang rupiah menguat. Menguatnya nilai mata uang rupiah membuat Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuannya. Hal ini akan menguntungkan sebab dapat memancing minat Asing untuk berinvestasi di Indonesia sebab stabilitasnya mata uang rupiah akan menguntungkan investor dan mempersempit kerugian yang ada akibat nilai kurs. Selanjutnya dari sisi teknikal memang terlihat bahwa candlestick belum sanggup menembus middle Bollinger Bands dan Exponential Moving Average (EMA14) yang mana menunjukan bahwa candlestick masih mampu bertahan.

 

BERITA EKONOMI

Dear Presiden Biden, Ini Harapan Pemerintah RI untuk Anda

Menteri Luar Negeri RI Retno Lestari Priansari Marsudi menyampaikan harapan Indonesia terhadap administrasi Presiden Amerika Serikat Joseph Robinette Biden Jr. dan wakil presiden perempuan pertama AS, Kamala Devi Harris.

Harapan ini dilontarkan Retno setelah Biden dan Kamala resmi dilantik di Capitol Hill pada Rabu (20/1/2021) waktu AS.

“Sebagaimana negara lainnya di dunia, Indonesia memiliki harapan yang besar terhadap Administrasi AS yang baru,” kata Retno dalam konferensi pers virtual pada Kamis (21/1/2021). “Setidaknya terdapat 3 hal yang diharapkan dari AS untuk menciptakan dunia yang lebih baik.”

Kata Retno, Indonesia berharap akan komitmen AS dalam upaya mitigasi pandemi melalui kerja sama multilateral. Kedua, komitmen AS terhadap pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di dunia dan kawasan.

“Ditengah semakin rentannya perdamaian dan stabilitas dunia termasuk akibat semakin meningkatnya rivalitas, Indonesia mengharapkan AS dapat menjadi motor terciptanya dunia yang lebih aman, damai, dan stabil,” paparnya.

“Kepemimpinan AS sangat diharapkan dalam upaya pemulihan ekonomi dunia. Indonesia mengharapkan Amerika dapat menjadi bagian dari upaya mendorong sistem perdagangan dunia yang terbuka, berkeadilan dan saling menguntungkan,” katanya.

Menurut HIMA AE, Indonesia berharap akan komitmen AS dalam upaya mitigasi pandemi melalui kerja sama multilateral. Kedua, komitmen AS terhadap pemeliharaan perdamaian dan stabilitas di dunia dan kawasan.

Indonesia juga berharap adanya pembangunan tatanan ekonomi dunia yang kokoh dan berkelanjutan dari AS. Sebab tantangan pemulihan ekonomi pasca pandemi akan menjadi tantangan bagi semua negara di dunia.

“Indonesia juga mengharapkan perhatian AS terhadap ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan akan semakin besar di bawah pemerintahan baru AS ini termasuk komitmen AS dalam pemenuhan Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 (Agenda Global 2030).”

Sumber : CNBC

 

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Kamis, 21 Januari 2021 PT. Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) ditutup menguat sebesar +4,08% pada harga Rp 1.020. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin membentuk Candle Long White Body yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator DMI, ADX dan Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Dari indikator DMI dapat disimpulkan bahwa pergerakan harga saham TOWR sedang dalam kondisi uptrend. Hal ini dikarenakan posisi garis +DI memotong ke atas garis –DI, serta jarak antara kedua garis tersebut semakin melebar. Kondisi uptrend tersebut cukup kuat, dikarenakan ADX > 20.

Indikator-indikator di atas juga diperkuat dengan Volume perdagangan yang didominasi oleh aksi beli (Buy).

Recommendation: Buy

Target Price     : Rp 1.070

Stop Loss        : Rp 1.000

 

(DISCLAIMER ON)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *