MENTARI PAGI EDISI 606, KAMIS 22 OKTOBER 2020

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (21/10/2020) mengalami pelemahan lanjutan dari perdagangan sebelumnya. IHSG melemah sebesar (-0.067%) dan tertahan pada level 5096.446. Meskipun mengalami pelemahan, namun pada kenyataannya hanya tiga sektor yang mengalami penurunan sementara sektor lainnya mengalami penguatan.

Sektor Finance mengalami pendarahan pada perdagangan kemarin dan membuatnya melemah sebesar (-0.69%) disusul dengan sektor Property, Real Estate, and Building Construction sebesar (-0.67%). Sementara itu, sektor Miscellaneous Industry menjadi sektor paling gagah dengan penguatan sebesar (+1.25%). Tercatat sebanyak 12.850 milyar saham diperdagangkan dan menghasilkan nilai total transaksi sebesar 9.579 triliun. Asing pun gencar melakukan aksi jual sehingga menghasilkan Net Foreign Sell sebesar 119.13 milyar.

Hari ini kami memprediksi bahwa IHSG akan bergerak mixed cenderung melemah. Hal ini dikarenakan pergerakan pasar masih dipicu oleh sentimen global yakni belum disetujuina rencana stimulus Amerika Serikat. Selain itu, pasar juga merespon keputusan China yang mempertahankan suku bunganya di level 3.85% dan juga mengenai kasus Covid-19 yang masih mengalami peningkatan. Adapun jika dilihat dari sisi teknikalnya yang mana Stochastic Oscillator telah berada di area overbought dan siap untuk mengalami pelemahan secara terbatas. Kami memprediksi IHSG akan bergerak pada rentang support resistant pada level 5136-5067.

BERITA EKONOMI

CGV bantah isu peraturan keluar studio setiap 30 menit sekali untuk hirup udara segar

Beredar kabar di media sosial bahwa pengunjung bioskop harus keluar setiap 30 menit sekali untuk menghirup udara segar. Peraturan itu disebut akan diberlakukan selama bioskop beroperasi di masa pandemi Covid-19.

Berkait isu yang beredar, Public Relation Bioskop CGV Hariman Chalid langsung membantah kabar tersebut. “Tidak ada. Karena dalam SK yang kami terima tidak disebutkan,” kata dia saat dihubungi, Rabu (21/10/2020).

Dalam hal ini, pengelola CGV menerapkan beberapa protokol kesehatan, di antaranya adalah karyawan dan pengunjung wajib memakai masker, menyediakan hand sanitizer, pembatasan usia pengunjung dan jumlah penonton dalam satu studio.

Menurut HIMA AE, informasi terkait kewajiban keluar setiap 30 menit sekali tidak mengurangi niatan pengunjung untuk menikmati tontonan di bioskop pada masa pandemi Covid-19. Untuk diketahui, hari ini merupakan kali pertama bioskop CGV beroperasi di Jakarta setelah vakum selama pembatsan sosial berskala besar (PSBB).

Pihaknya baru membuka beberapa cabang bioskop di Jakarta yakni CGV Grand Indonesia, CGV AEON Mall Jakarta Garden City , CGV Green Pramuka Mall dan CGV Transmart Cempaka Putih.

Sumber : Kontan

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Rabu, 21 Oktober 2020 PT. Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) ditutup menguat sebesar +2,13% pada harga Rp 3.830. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin membentuk Candle White Body yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator MA5, Parabolic SAR, dan Volume MA (20) yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Pada perdagangan terakhir dapat dilihat bahwa dari pergerakan harga saham BTPS mem-breakout garis MA5. Hal ini mengindikasikan adanya potensi untuk melanjutkan arah tren bullish, setelah sebelumnya terjadi fase konsolidasi dalam sepekan. Begitu juga dengan indikator Parabolic SAR yang menunjukkan sinyal positif bahwa pergerakan harga saham BTPS dalam posisi tren bullish.

Indikator-indikator di atas juga diperkuat dengan Volume perdagangan yang didominasi oleh aksi beli (Buy). Selain itu, level Volume perdagangan kemarin berada di atas rata-rata pergerakan volume selama 20 hari (Volume MA20).

Recommendation: Buy

Target Price     : Rp 4.020

Stop Loss        : Rp 3.750

(DISCLAIMER ON)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *