MENTARI PAGI EDISI 577, JUMAT 24 JANUARI 2020

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, (23/01/20) menguat, sebesar 0.253%, mengakhiri perdagangan kemarin di level 6249.210. Tiga sektor mengalami pelemahan, sementara tujuh sektor lainnya bertahan dizona hijau.

Sektor basic industry and chemicals menguat (+1.25%) pada perdangan kemarin sedangkan sektor dengan pelemahan paling signifikan yaitu sektor trade, service and investment (-0.67%). Perdagangan kemarin tercatat 8.907 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 6.358 triliun. Asing juga mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) dikeseluruhan pasar mencapai 50.92 milyar.

Hari ini kami prediksi IHSG berpotensi mengalami pelemahan lantaran tidak banyak sentiment positif yang menghampiri bursa tanah air. Kebijakan BI yang tetap mempertahankan kebijakan suku bunganya cenderung tidak berpengaruh  pada IHSG Sementara jika dilihat dari teknikal, menunjukkan tanda-tanda penurunan. Hal ini nampak pada persilangan turun (death cross) garis rerata (moving average) lima hari (MA5) dan dua puluh hari (MA20).

BERITA EKONOMI 

Sah, kupon minimal SBR009 ditetapkan 6,3%

Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan (DJPPR), telah menetapkan kupon Saving Bond Ritel (SBR) seri SBR009 sebesar 6,3% pada Kamis (23/1). Penetapan kupon tersebut berdasarkan suku bunga acuan atawa Bank Indonesia 7-Day Reserve Repo Rate (BI7-DRRR) yang berlaku saat penetapan kupon, yaitu sebesar 5% dengan tambahan spread tetap sebanyak 130 basis poin (1,30%).

Tingkat kupon tersebut berlaku sebagai tingkat kupon minimal (floor) dan tingkat kupon minimal tidak berubah sampai SBR009 jatuh tempo di 10 Februari 2022. Artinya, jika suku bunga acuan turun, kupon SBR009 tetap di level 6,3%. Namun, jika BI7-DRRR naik, otomatis kupon SBR009 pun ikut terkerek.

Masa penawaran surat utang ritel tersebut dibuka pada 27 Januari 2020 hingga 13 Februari 2020. Sementara, tanggal penetapan hasil penjualan jatuh pada 17 Februari 2020. Tanggal setelmen jatuh pada 19 Februari 2020.

Investor bisa memesan surat utang ritel ini minimal Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar. Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tanggal 10 di tiap bulannya, dengan pembayaran kupon pertama kali pada 10 April 2020. Pemerintah pun telah menetapkan 24 mitra distribusi untuk SBR009. Karakteristik SBR009 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder

Masa penawaran surat utang ritel tersebut dibuka pada 27 Januari 2020 hingga 13 Februari 2020. Sementara, tanggal penetapan hasil penjualan jatuh pada 17 Februari 2020. Tanggal setelmen jatuh pada 19 Februari 2020.

Investor bisa memesan surat utang ritel ini minimal Rp 1 juta hingga Rp 3 miliar. Pembayaran kupon akan dilakukan setiap tanggal 10 di tiap bulannya, dengan pembayaran kupon pertama kali pada 10 April 2020. Pemerintah pun telah menetapkan 24 mitra distribusi untuk SBR009. Karakteristik SBR009 tidak dapat diperdagangkan di pasar sekunder.

Menurut HIMA AE, kupon yang ditawarkan SBR009 cukup menarik, mengingat Bank Indonesia menahan suku bunga acuan 5% dan melihat deposito yang ditawarkan berbagai perbankan Bank ICBP memiliki tingkat suku bunga deposito tertinggi dengan bunga 6,5% untuk tenor 3 bulan, 6 bulan, dan 12 bulan. BI memasang proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 di kisaran 5,1 hingga 5,5. Dengan nantinya diterapkan 12 regulasi untuk kemudaha investasi diharapkan mampu membantu mendorong pertumbuhan ekonomi, dan dengan investasi pada SBR009 masyarakat telah membantu negara untuk pembagunana berkelanjutan, yang nantinya akan dialokasikan untuk APBN untuk proyek-proyek negara.

Sources : Kontan, Antara, DetikFinance

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Kamis, 23 Januari 2020 PT. Barito Pacific Tbk (BRPT) ditutup menguat sebesar +3,02% pada harga Rp1.365. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin membentuk Candle Long White Body yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator Parabolic SAR, MACD, dan Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : Rp1.435

Stop Loss      : Rp1.335

(DISCLAIMER ON)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *