MENTARI PAGI EDISI 576, KAMIS 23 JANUARI 2020

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat (22/01/20) Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0.08% pada level 6233.453 atau 4.700 poin . Dicatat 8.64 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai 6.90 triliun. Asing mencatat pembelian bersih (net foreign buy) diseluruh pasar Rp 290,16  miliar.

Enam dari sepuluh sektor yang mendorong pelemahan IHSG hari ini dengan sektor yang mengalami penurunan cukup signifikan yakni Sektor pertambangan melemah 1,72%, Sektor infrastruktur melemah 0,82%, dan sektor konstruksi melemah 0,69%. Sedangkan sektor yang menguat cukup signifikan yakni Sektor perkebunan menguat 0,39%, sektor keuangan menguat 0,39% dan sektor perdagangan menguat 0,18%.

Jika dilihat dari segi teknikal, IHSG hari ini akan mengalami rebound pada rance support dan resistance 6225-6200 dilihat juga dari moving average dalam 5 hari yang menunjukan bahwa IHSG masih bergerak di atas garis rata2nya , sentimen domestiknya para investor sudah mulai bergairah memasuki pasar sambil menunggu putusan kebijakan suku bunga yang terbaru.

BERITA EKONOMI

Pengumuman Suku Bunga BI

Hari ini (23/1) Bank Indonesia akan  mengumumkan keputusan suku bunga acuan. Konsesnsus pasar yang dihimpun CBNC Indonesia memperkirakan BI 7DRR akan bertahan di level 5%. Dari 10 ekonom yang di wawancara, hanya 2 ekonom yang memperkirakan suku bunga diturunkan. Secara keseluruhan, pasar belum melihat adanya urgensi menurunkan suku bunga setelah penguatan rupiah sejak akhir Desember lalu.

Menurut Hima AE, BI masih akan menahan suku bunga pada bulan ini setelah pada tahun lalu memangkas sebanyak 100 bps. Pemangkasan ini berdampak terhadap marjin perbankan yang berada di level 5% dan pada tahun ini diperkirakan akan terus menurun. Pasar memperkirakan penguatan rupiah dan laporan inflasi terakhir sebesar 2,72% yang di dorong oleh turunnya harga barang diatur pemerintah dan 3,2% inflasi ini belum mendesak untuk dilakukannya pemangkasan suku bunga.

Sumber : CNBC Indonesia, Kontan

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Rabu, 22 Januari 2020 PT. Sarana Menara Nusantara Tbk. (TOWR) ditutup menguat sebesar +3,75% pada harga 830. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin saham TOWR membentuk Bullish Belt Hold Candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan yang berkelanjutan. Hal ini juga didukung oleh indikator Moving Average 5, Stochastic, dan Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : BUY

Target Price : 880

Stop Loss : 780

(Disclaimer On)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *