MENTARI PAGI EDISI 569, SELASA 14 JANUARI 2020

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Senin (13/01/20) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.34% pada level 6296.567 atau 21.626 poin . Tercatat 10.295 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai 6.711ntriliun. Asing mencatat penjualan bersih (net foreign sell) diseluruh pasar Rp 128.75 miliar.

Terdapat tujuh sektor menguat, sementara tiga sektor lainnya melemah. Sektor miscellaneous industry memimpin penguatan(+1.03%) disusul sektor consumer goods industry (+0.85%). Pelemahan paling signifikan yakni basic industry and chemicals (-1.38%).

Hari ini kami prediksi IHSG berpotensi masih mengalami penguatan karena optimisme pasar global yang cenderung positif terkait penandatanganan kesepakatan dagang fase 1 AS-China yang akan dijadwalkan berlangsung pada  Rabu (15/01/2020) menjadi hal yang dinanti-nanti para pelaku pasar. Sementara jika dilihat dari teknikal IHSG menunjukkan potensi penguatan yang tercermin dari posisi IHSG yang kembali bergerak  diatas rata-ratanya selama lima hari terakhir (moving average/MA5) dan didukung indikator teknikal Relativ Strength Index (RSI) yang belum mencapai titik jenuh belinya (over bought).

BERITA EKONOMI

Millenium Pharmacon (SDPC) targetkan pendapatan tumbuh 15% pada 2020

PT Millenium Pharmacon International Tbk (SDPC) membidik pertumbuhan pendapatan sebesar 15% dengan pertumbuhan laba bersih sebesar 30% sepanjang 2020, sampai kuartal III tahun 2019 lalu, penjualan SDPC tercatat Rp 2,02 triliun dengan laba sebesar Rp 9,11 miliar.

Guna mencapai target itu, Direktur Utama Millenium Pharmacon International Mohammad Muhazni Mukhtar mengatakan ada beberapa strategi yang bakal dilakukan. Pertama, SDPC terus mengoptimalkan penjualan produk sendiri. Kedua, SDPC juga menggaet prinsipal baru khusunya untuk produk over the counter (OTC). Baru-baru ini, SDPC juga melakukan kerja sama dengan tiga perusahaan untuk mendistribusikan produk mereka.

Selain itu, SDPC juga berupaya mengoptimalkan sumber daya dan produktivitas penjualan. Tak kalah penting, SDPC mengoptimalkan pemanfaatan sistem teknologi informasi. SDPC sudah menyiapkan belanja modal sebesar Rp 15 miliar untuk melancarkan strategi tahun ini. Rincian alokasinya Rp 6 miliar untuk pengembangan IT, Rp 4 miliar untuk kendaraan pengantar, selanjutnya Rp 2 miliar untuk office and warehouse equipment, serta Rp 3 miliar untuk perbaikan gedung.

Menurut HIMA AE, terdapat beberapa sentimen yang harus diperhatikan oleh perseroan seperti, kenaikan BPJS. Hal ini dapat berdampak pada pendapatan perusahaan. Sebelumnya BPJS Kesehatan banyak menunggak pembayaran obat terhadap perusahaan farmasi, tantangan bisnis pada tahun ini SDPC harus tetap meningkatkan penjualan ke rumah sakit pemerintah yang melayani BPJS sejalan dengan melaksanakan program pemerintah dalam bidang kesehatan.

Dalam APBN 2019, pemerintah mengalokasikan total anggaran kesehatan sebesar Rp123,1 triliun atau naik sekitar 10% dibanding belanja kesehatan tahun lalu. Sentimen lainnya yang perlu diperhatikan yakni nilai tukar rupiah yang masih mengalami penguatan hingga saat ini. Pasalnya, hampir 90% bahan baku untuk pembuatan obat-obatan di dalam negeri masih mengandalkan impor, sehingga ketika nilai tukar menguat, setidaknya beban biaya untuk membeli bahan baku sedikit berkurang. Sore tadi (13/1) Nilai tukar rupiah di pasar spot menguat 99 poin atau 0,72 persen ke level Rp 13.673 per dolar AS pada akhir perdagangan hari ini, setelah bergerak pada kisaran Rp13.673-Rp13.744 per dolar AS.

Sources: Kontan, Warta Ekonomi, Bisnis

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Senin, 13 Januari 2020 PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) ditutup menguat sebesar +1,26% pada harga Rp4.030. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin membentuk Candle Long White Body yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator Bolingger Band, MACD, dan Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : Rp4.190

Stop Loss      : Rp3.950

(DISCLAIMER ON)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *