MENTARI PAGI EDISI 553, SENIN 9 DESEMBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat (06/12/19) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.56% pada level 6186.868 atau 34.751 poin . Dicatat 14.44 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai 7.16 triliun. Asing mencatat pembelian bersih (Net Foreign Sell) Rp 772,56 miliar di seluruh pasar. Delapan dari sepuluh sektor serentak menguat dengan sektor yang menguat cukup signifikan yakni Sektor perkebunan menguat 2,70%, Sektor konstruksi dan properti menguat 2,08% dan Sektor industri dasar menguat 1,17%. Sedangan dua sektor yang berada di zona merah yakni Sektor tambang melemah 0,45% dan Sektor infrastruktur melemah 0,15%.

Jika dilihat dari segi teknikal, diperkirakan IHSG hari ini masih akan melanjutkan penguatannya pada rance support dan resistance 6209-6136. Nampak juga pada indikator MA5/MA10 menujukan pergerakan harga bergerak diatas garis Moving Average, indikator RSI (Relative Strength Index) pun belum menyentuh area overbought. sentimen positif dari domestik yakni tentang efek window dressing dan dari global yakni perang dagang antara AS-China yang sudah melihatkan perkembangan positifnya pada kesepakatan dagang.

BERITA EKONOMI

Kena kasus, saham Garuda Indonesia turun 2,41%

Pencopotan Direktur Utama PT PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk mempengaruhi harga saham perusahaan  berkode emiten GIAA itu. Pada perdangan Jumat (6/12), saham GIAA turun 2,42% atau 12 poin ke level 484. Adapun selama sepekan ini saham GIIA juga cenderung terkoreksi 2,42%.

Penurunan saham ini tidak lepas dari berbagai sentimen negatif yang membayangi perusahaan penerbangan plat merah itu. Salah satunya kasus penyelundupan Harley Davidson yang dilakukan direksi Garuda Indonesia. Berdasar data yang dihimpun Kontan, negara berpotensi mengalami kerugian hingga Rp 1,5 miliar dengan adanya penyelundupan ini.

Asal tahu saja, berdasar penelusuran Kontan.co.id, GIAA diselemiuti beberapa isu tidak sedap di masa jabatan Ari Askhara, seperti  Dugaan duopoli Garuda Indonesia dan Lion Air, rangkap jabatan direktur Garuda Indonesia, diduga monopoli umroh, kasus laporan keuangan Garuda, beredar kabar pemogokan karyawan, berseteru dengan Youtuber Rius Vernandes, hingga peringkat Garuda Indonesia di dunia turun di posisi 11 dari sebelumnya posisi tujuh.

Pasar masih melihat faktor fundamental perusahaan. Hal ini terlihat dari kasus-kasus yang menerpa GIAA dalam jangka waktu setahun, akan tetapi sahamnya masih bisa bertahan di harga RP 484. Alfred menilai kenaikan harga tiket ternyata itu yang mampu membuat pendapatan GIAA cukup stabil, sementara dari sisi efisiensi operasionalnya juga berjalan dengan baik.

Kasus personal ini tidak mengganggu sisi operasional secara signifikan. Justru, lanjut Alfred, pasar akan melihat adanya perbaikan dan perubahan di BUMN, khususnya di Garuda Indonesia. Apalagi setelah ini akan ada pergantian direksi melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) di bulan Desember.

Menurut HIMA AE, pergantian direksi Garuda Indonesia yang akan dilakukan pada bulan ini, diharapkan membawa perubahan besar bagi jalannya perseroan. Banyak PR yang harus diselesaikan seperti isu-isu yang telah dipaparkan tadi, sehingga dapat mengembalikan kepercayaan investor yang mulai terkikis dan manajemen perusahaan ke arah yang lebih baik. Dimulai dengan bagian internal, seperti memperbaiki hubungan dengan karyawan, dan bagian eksternal seperti peningkatan layanan dan lainnya.

Source : Kontan

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Jumat, 06 Desember 2019 PT. Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) ditutup menguat sebesar +0,99% pada harga Rp4.100. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin membentuk Candle Long White Body yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator Bolingger Band, MACD dan Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : Rp4.330

Stop Loss      : Rp4.000

(DISCLAIMER ON)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *