MENTARI PAGI EDISI 552, JUMAT 06 DESEMBER 2019

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, (05/12/19) ditutup menguat 0.64%, mengakhiri perdagangan kemarin di level 6.152,117. Hampir semua sektor menguat kecuali sektor consumer goods.

Sektor aneka industri menguat (+1.91%), disusul sektor agrikultur (+1.83%) dan sektor yang terkoreksi paling dalam yaitu sektor consumer goods (-0.33%). Perdagangan kemarin tercatat 11.387 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 6.928 triliun. Asing juga mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) dikeseluruhan pasar mencapai 122.69 milyar.

Hari ini kami prediksi IHSG berpotensi masih akan menguat lantaran kondisi global yang lebih kondusif membuat investor saham percaya diri mengoleksi saham-saham berfundamental baik. Jika dilihat secara teknikal IHSG masih menunjukkan tanda-tanda menguat karena masih bergerak diatas rata-rata harganya dalam lima hari terakhir (MA5) serta didukung indikator MACD yang menunjukkan adanya penguatan.

BERITA EKONOMI 

Indonesia  Menangkan Sengketa Kertas di WTO

World Trade Organizaion (WTO) memenangkan gugatan Indonesia atas Australia terkait kebijakan Bea Masuk Anti-Dumping (BMAD) terhadap produk kertas A4 copy paper asal Indonesia. Kebijakan WTO tersebut melanggar pasal 2.2 dan 2.2.1.1 perjanjian anti-dumping WTO. Panel Sengketa WTO merekomendasikan Australia untuk melakukan penyesuaian perhitungan besaran margin dumping yang ditetapkan terhadap produk copy paper A4 asal Indonesia sejak 20 April 2017. Keputusan ini diharapkan dapat mengangkat kembali ekspor kertas ke Australia yang menurun dari 34 juta USD pada 2016 menjadi 12 juta USD pada 2018.

Menurut Hima AE, industri kertas di Indonesia dapat meningkatkan kinerja ekspor ke Australia setelah diputuskannya hasil gugatan ini. Emiten INKP tercatat memiliki pangsa pasar ekspor 50% dari pendapatan kuartal ke 3 2019 dan 8,34 juta USD merupakan ekspor ke Australia.

Kabar lain yang patut diperhatikan adalah ancaman Arab Saudi untuk membanjiri suplai minyak karena merasa geram atas sikap negara anggota OPEC yang tidak mematuhi kebijakan pembatasan produksi dan keputusan Trump terkait pengenaan tarif ke China pada tanggal 15 Desember nanti.

Sumber : Kontan.co.id

REKOMENDASI SAHAM 

Pada perdagangan Kamis, 5 Desember 2019 PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) ditutup menguat sebesar +2,54% pada harga 805. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin saham ANTM membentuk Bullish Belt Hold Candle yang mengindikasikan adanya potensi penguatan yang berkelanjutan. Hal ini juga didukung oleh indikator Moving Average 5, Stochastic, dan Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : BUY

Target Price : 850

Stop Loss : 760

(Disclaimer On)

Hima AE merekomendasikan buy untuk saham INKP

Entry price : 7625-7675

TP : 8700-8750

SL : 7000

(Disclaimer On)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *