MENTARI PAGI EDISI 539, SENIN 28 OKTOBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat (25/10/19) Indeks Harga Saham Gabungan melemah 1.38% pada level 6252.345 atau 87.302 poin . Dicatat 20.10 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai 10.19 triliun. Asing mencatat penjualan bersih (net foreign sell) Rp 303,39 miliar di seluruh pasar. Seluruh sektor berada pada zona merah dengan penurunan yang cukup signifikan yakni Sektor Industri Dasar melemah 2.79%, Sektor Aneka Industri melemah 1.92%, dan Sektor Manufaktur melemah 1.82%.

Pelemahan IHSG disebabkan oleh profit taking setelah 10 hari berturut-turut mengalami penguatan, dilihat dari segi teknikal diperkirakan IHSG hari ini akan melanjutkan pelemahannya pada rance support dan resistance 6280-6230 terlihat juga pada indikator moving average(MA5/MA20) berada sejajar dengan rata-rata nilai, indikator Relative Strength Index (RTI) juga sudah hampir menyentuh area overbought.

BERITA EKONOMI
Pasar Menunggu Keputusan FOMC

Rapat FOMC akan segera diadakan pada 30 Oktober 2019. Mengutip CME group Fed Watch, selama seminggu terakhir pasar optimis The Fed akan kembali memangkas suku bunganya dengan probabilitas 90,9%. Penurunan suku bunga berarti perusahaan-perusahaan bisa mendapat kredit dengan biaya yang lebih murah, begitu juga dengan biaya kredit rumah dan kendaraan bermotor. Tetapi, di sisi lain penurunan suku bunga juga berarti tingkat imbal hasil (yield) investasi baik pada deposito maupun obligasi semakin kecil. Hal ini diantisipasi investor dengan membeli surat utang yang memiliki tenor jangka panjang. Penurunan suku bunga juga membuat investor turut mengalihkan dananya ke pasar saham. Sentimen penurunan suku bunga global dapat menjadi dorongan positif untuk indeks di seluruh dunia. Mengutip Kontan, sektor perbankan, otomotif, dan konstruksi dapat menjadi pilihan investor ditengah tren penurunan suku bunga.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdaganganJumat, 25Oktober 2019 PT.IndustriJamu dan FarmasiSidoTbk (SIDO) ditutup menguat sebesar+3,38% pada harga Rp1.225. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin membentuk candle Bullish Belt Hold yang mengindikasikan adanya potensi penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator Bolingger Band, Parabolic SAR, MACD yang membentuk Golden Cross serta Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : Rp1.280

Stop Loss : Rp1.185

(DISCLAIMER ON)

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *