MENTARI PAGI EDISI 502, KAMIS 05 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Rabu (4/09/19) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.13% pada level 6269.664 atau +8.074 poin. Tercatat 13.59 miliyar saham yang diperdagangkan di bursa dengan total nilai transaksi mencapai 7.25 triliun. Asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) Rp 843,86 miliar di seluruh pasar. Enam sektor berada di zona hijau, sektor dengan penguatan yang signifikan yakni, Sektor pertambangan menguat 1,16%, sektor perdagangan menguat 0,73% dan sektor industri dasar 0,22%. Sedangkan empat sektor melemah yakni, sektor inflastruktur melemah 0.38% dan sektor perkebunan melemah 0.37%

Jika dilihat dari segi Teknikal, Nampak candle doji yang dapat diartikan pembalikan arah setelah mengalami pelemahan, diperkirakan IHSG hari ini masih akan melanjutkan penguatannya dengan support berada di level 6.150-6.210 sementara resistance berada di dalam kisaran 6.320-6.350. sentimen positif domestik yakni adanya stabilitas makroekonomi yang menopang penguatan dan sentimen global adanya isu bahwa the fed akan menurunkan kembali suku bunga, hal tersebut membuat para pelaku pasar optimis.

 

BERITA EKONOMI

Semester II-2019, Adaro Energy (ADARO) Fokus Kembangkan Seluruh Lini Bisnis

Pada semester II-2019 PT Adaro Energy Tbk (ADRO) terus memaksimalkan ekspansi usaha. Dari lini usaha penambangan batubara Adaro focus meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan keunggulan operasional yang terintegrasi.

Secara total tahun ini ADRO membidik produksi batubara sebesar 56 juta ton. Sementara untuk bisnis pembangkit listrik melalui Adaro Power, kata Ira, perusahaan melanjutkan konstruksi pembangkit listrik PT Tanjung Power Indonesia (TPI) yang berkapasitas 2×100 MW di Tanjung, Kalimantan Selatan.

Adapun proses pembangunannya sudah mencapai tahap penyelesaian atau 99% per akhir semester I-2019.

Sementara itu, perkembangan konstruksi pembangkit listrik PT Bhimesana Power Indonesia yang berkapasitas 2×1000 MW di Batang, Jawa Tengah sudah mencapai 79% per akhir semester I-2019

Adaro juga mengembangkan bisnis air bersih melalui Adaro Water. Sekarang ADRO sedang meningkatkan kemitraan dengan beberapa pihak.

Menurut HIMA AE, belanja modal bersih (capital expenditure) senilai US$ 245 juta yang diperoleh dari kas internal  pada semester I-2019 yang realisasinya digunakan untuk pembelian dan penggantian alat berat serta pengembangan AMC (Adaro Metcoal Companies) telah mampu mendongkrak produksi batubara perseroan sebanyak 28,48 juta ton. Naik 18% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu seiring dengan dukungan tingginya permintaan maupun kinerja operasiomal ditengah ketidakpastian  ekonomi global akibat dampak dari perang dagang dua negara adidaya yakni AS dan China, ADRO melakukan diversifikasi pasar batubara ke pasar ekspor seperti Eropa, Jepang, China, India, Korea Selatan Dan Asia Tenggara. Kedepannya perusahaan diharapkan dapat melakukan ekspansi dan memperluas pasar batubara global ke negara tujuan ekspor baru. Capex ini juga meningkatkan aset perseroan sebesar 96.618 (dalam ribuan dolar) dibandingkan dengan tahun lalu (31 Desember 2018) yakni 7.060.755 (dalam ribuan dollar). Kedepannya perusahaan diharapkan mampu melakukan displin biaya dan menghasilkan marjin yang baik, dan mencapai target kedepan ditengah tantangan ekonomi globa.

Sources : Kontan, Bisnis.com, Adaro.com

 

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Rabu, 4 September 2019 PT. Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) ditutup menguat sebesar +6,88% pada harga 1320. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin MNCN membentuk candle Hanging Man. Hal ini juga didukung oleh indikator RSI, Stochastic serta Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : 1400

Stop Loss : 1250

(DISCLAIMER ON)

4 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 502, KAMIS 05 SEPTEMBER 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *