MENTARI PAGI EDISI 498 JUMAT, 26 JULI 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Kamis(25/07), Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.26% pada level 6401.365 atau +16.378. Total volume perdagangan saham dibursa mencapai 17,534 miliar saham dengan total nilai Rp 9.254 triliun. Investor asing mencatatkan net sell Rp 516.22 miliar di keseluruhan pasar

Tujuh dari sepuluh sektor berada dizona hijau, yakni Sektor properti menguat 1.29%, sektor aneka industri menguat 1.27%. Sementara yang mengalami penurunan cukup signifikan yakni, sektor industri konsumer melemah 0,44%

Perdagangan hari ini kami prediksi akan mengalami kenaikan jika dilihat dari segi teknikal, yang mana IHSG bergerak mengikuti tren jangka menengahnya yaitu bergerak naik (uptrend). Meski demikian fluktuasi diperkirakan masih akan terjadi yang terlihat dari posisinya yang bergerak di dekat garis rata-rata nilainya dalam lima hari terakhir (moving average five/MA5). Hadirnya optimisme The Fed akan memangkas tingkat suku bunga acuan secara lebih agresif, diharapkan bisa memacu dunia usaha untuk melakukan ekspansi. Sehingga roda perekonomian akan berputar lebih kencang dan membanjiri pasar dengan liquiditas.

 

BERITA EKONOMI

PT Timah (TINS) Bidik Produksi Timah 70.000 ton Tahun ini

Tren penurunan harga timah global tak membuat PT Timah Tbk gentar. Buktinya, perusahaan yang memiliki kode emiten TINS ini optimistis volume produksi timah logam dapat tumbuh dua kali lipat disbanding tahun 2018. Direktur operasional TINS Alwin Albar mengatakan, untuk tahun ini volume produksi logam timah bisa berada di kisaran 63.000 – 70.000 ton. Padahal tahun lalu, volume produksi timah logam hanya 33.425 ton.

Tingginya kenaikan produksi timah sudah terlihat sejak kuartal 1-2019 lalu. Di mana volume produksitimah logam sudah melesat 304% menjadi 16.300 metrik ton. Kenaikan produksi disinyalir karena TINS kini diwajibkan menarik produksi yang dihasilkan oleh mitra kerja yang melakukan penambangan di IUP yang dimiliki perusahaan.

Tingginya volume produksi yang dimiliki TINS juga menjadi batu sandungan tersendiri. Lantaran, saat ini harga timah global sedang menunjukkan tren penurunan
Mengutip Blomberg, kemarin harga timah kontrak tiga bulanan di London Exchange Metal (LME) ada di level US$ 17.925 per metric ton, angka ini jauh di bawah pasaran timah saat kuartal 1-2019 lalu yang tembus us$ 21.000 per metric ton

Menurut HIMA AE, terdapat beberapa faktor eksternal yang mempengaruhi pergerakan harga timah antara lain ekonomi global yang tengah dipengaruhi perang dagang AS – China. AS dan China merupakan salah satu negara dengan perekonomian dan aktivitas industry terbesar di dunia. Aktivitas manufaktur yang loyo di kedua negara tersebut membuat komoditas bahan baku, termasuk timah, beresiko melambat. Berbagai lembaga merilis data Purchasing Manager’s Indeks (PMI) manufaktur di sejumlah negara. Data tersebut menggambarkan gairah industry manufaktur. AS PMI manufaktur bulan juni sebesar 51,7 oleh Insitute Supply Management (IHS), sedangkan China sebesar 49,4 versi Caixin pada bulan Juni. Produsen Timah mendesak pemerintah Indonesia untuk mengatur data pasokan cadangan timah sehingga industri dapat mengelola penawaran dan harga dengan lebih efektif. Dengan adanya kebijakan dan regulasi yang tepat dari pemerintah mengenai ekspor timah diharapkan membawa angina segar untuk emiten terkait dan meningkatkan pemasokan negara (Sumber : Kontan)

REKOMENDASI SAHAM

XL Axiata Tbk (EXCL) pada perdagangan hari Kamis, 25 Juli 2019 ditutup menguat sebesar +4,16% dengan harga 3250. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin EXCL membentuk candle Long White Body yang mengindikasikan bahwa sinyal bullish yang artinya akan mengalami potensi penguatan yang berkelanjutan. Hal ini juga didukung oleh indikator Moving Average 5, RSI, Bollinger Band serta Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : BUY

Target Price  : 3380

Stop Loss       : 3100

(DISCLAIMER ON)

12 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 498 JUMAT, 26 JULI 2019

  1. Las causas físicas de los problemas de erección son más comunes en hombres de edad avanzada. No solo te animará a buscar la solución, sino que es muy posible que se ofrezca a acompañarte al médico.

    Reply

  2. Los factores psicológicos y hormonales, como alteraciones en los niveles de testosterona y de las hormonas de la tiroides, por ejemplo, pueden interferir en este sistema neurológico-vascular de la erección. Assim, o homem pode ter um problema quando esta dificuldade acontece em pelo menos 50% das tentativas para ter contato sexual, e o que pode acontecer é que a ereção não é suficientemente rígida para que possa haver penetração.

    Reply

  3. It’s the best time to make some plans for the future and it is time to be happy. I have read this post and if I could I want to suggest you some interesting things or tips. Maybe you can write next articles referring to this article. I wish to read more things about it!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *