MENTARI PAGI EDISI 490 SELASA,16 JULI 2019

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Senin kemarin (15/07/19) ditutup menguat 0.70% pada level 6418.234. Tujuh sektor mengalami penguatan sementara tiga lainnya mengalami pelemahan. Sektor infrastruktur (+1.64%) dan industri dasar (+1.21%) memimpin perdagangan kemarin. Sementara sektor yang mengalami pelemahan terbesar yaitu agrikultur (-0.86%). Perdagangan kemarin tercatat 18.271 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 8.849 triliun. Asing juga mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) dikeseluruhan pasar mencapai Rp 583.67 milyar.

Pada perdagangan hari ini kami memprediksi IHSG masih akan menguat, pidato visi pembangunan yang disampaikan Jokowi di dorong juga oleh neraca dagang yang surplus membawa atmosfer perdagangan lebih bergairah . Sedangkan dari perdagangan global diwarnai isyarat penurunan suku bunga acuan the Fed. Dari sisi teknikal IHSG bergerak mengikuti tren kenaikan jangka pendeknya yang masih bergerak diatas rata-rata nilainya dalam lima hari terakhir (MA5) dan belum memasuki level jenuh belinya (overbought).

BERITA EKONOMI

PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) meminta perpanjangan waktu untuk menyerahkan perbaikan laporan keuangan tahunan 2018.

Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjatuhkan sanksi kepada GIAA pada 28 Juni 2019. OJK meminta GIAA memperbaiki laporan keuangan tahun 2018 paling lambat 14 hari setelah tanggal tersebut.Deputi Pengawas Pasar Modal I Djustini Septiana membenarkan adanya permintaan perpanjangan waktu tersebut.

Menurut Djustini, GIAA meminta perpanjangan waktu karena 14 hari tidak cukup untuk perbaikan. Sebelumnya, jatuh tempo penyerahan perbaikan laporan keuangan tersebut adalah pada 12 Juli 2019. Kemudian, perpanjangan waktu terhitung setelah tanggal 14 Juli 2019 sehingga batas waktunya menjadi 28 Juli 2019.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan dan OJK memberikan sanksi berupa perbaikan laporan keuangan 2018 setelah menemukan adanya kejanggalan berupa adanya pengakuan pendapatan dan piutang dalam laporan keuangan tersebut. OJK juga meminta GIAA melaksanakan paparan publik.

Menurut HIMA AE, Emiten plat merah ini harus dapat mengembalikan kepercayaan investor akan keterbukaan ,ketepatan informasi . dan sesuai dengan standar akuntansi laporan keuangan yang dimiliki oleh emiten berkode GIAA. Mengingat harga saham terkait sempat turun setalah OJK dan Kemenkeu memberikan sanksi dan sempat menyentuh ke level  ke level Rp 374/saham. Namun jika dihitung selama tahun berjalan, saham Garuda Indonesia hingga 28 Juni tercatat masih menguat 28%. Secara year to date asing tercatat masuk Rp 111 miliar di semua pasar. Menarik untuk diikuti perkembangan laporan keuangan terbaru dari garuda Indonesia, karena dengan diterbitkannya laporan keuangan terbaru yang sesuai dengan standar akuntansi dan jauh dari kata cacat, maka bukan tidak mungkin investor mulai percaya kembali dan menanamkan modalnya kepada perusahaan.yang menyediakan penerbangan dengan full service carrier (FSC) ini. (Sumber; Kontan)

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Senin, 15 Juli 2019 PT. Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) ditutup menguat sebesar +1,00% pada harga 12625. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin TKIM membentuk candle Bullish Belt Hold. Hal ini juga didukung oleh indikator Stochastic, Bollinger Band serta Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : 13000

Stop Loss : 12350

(DISCLAIMER ON)

3 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 490 SELASA,16 JULI 2019

  1. Empezando por llevar un estilo de vida saludable, continuando con ayuda psicológica y tratamiento farmacológico y/o dispositivos de vacío, por último, cirugía. Puede tomar con o sin comida.

    Reply

  2. Una condición llamada síndrome metabólico también puede causar DE. Los hombres que no responden a ninguno de estos tratamientos de DE pueden decidir tener varillas semirigidas implantadas quirúrgicamente en el pene.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *