MENTARI PAGI EDISI 486 RABU, 10 JULI 2019

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (09/07/19) mampu bangkit dari koreksi yang terjadi kemarin dengan penguatan 0.575% ke level 6388.328. Kinerja IHSG berbanding terbalik dengan bursa utama Asia yang mengalami pelemahan. Tujuh sektor mengalami penguatan sementara tiga lainnya mengalami pelemahan. Sektor infrastruktur (+1.34%) dan industri dasar (+1.06%) memimpin perdagangan kemarin. Sementara sektor yang mengalami pelemahan terbesar yaitu pertambangan (-0.68%). Perdagangan kemarin tercatat 18.976 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 7.722 triliun. Asing juga mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) dikeseluruhan pasar mencapai Rp 809.66 milyar.

Pada perdagangan hari ini kami memprediksi IHSG kembali menguat karena pasar saham tanah air menjadi pilihan yang cukup menarik bagi investor asing dikala adanya kekhawatiran yang menyelimuti dialog AS-China dan pudarnya harapan pemangkasan suku bunga The Fed menjadikan kondisi pasar saham Benua Kuning kurang kondusif. Jika dilihat dari sisi teknikal masih menunjukkan fase uptrend yang bergerak sedikit diatas rata-rata nilainya dalam lima hari terakhir (MA5) yang menggambarkan potensi penguatan dalam jangka pendek serta didukung indikator Relative Strength Index (RSI) yang belum menyentuh level jenuh belinya (overbought).

 

BERITA EKONOMI

Mulai Dijual 11 Juli – 25 Juli, Kupon SBR007 sebesar 7,50%

Pemerintah menetapkan tingkat kupon Savings Bond Ritel (SBR) seri SBR007 sebesar 7,50%. Kupon ini berlaku untuk periode tiga bulan pertama yakni, 31 Juli sampai 10 Oktober 2019 mendatang. Instrumen investasi ini mulai dijual 11 Juli – 25 Juli 2019.

Berdasarkan keterangan Dirjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, hitungan kupon 7,50% berasal dari suku bunga acuan Bank Indonesia (BI) sebesar 6,00% ditambah spread tetap 150 basis poin atau 1,5%. Tingkat kupon berikutnya akan disesuaikan setiap tiga bulan. Tingkat kupon SBR007 sebesar 7,50% berlaku sebagai tingkat kupon minimal tidak akan berubah sampai jatuh tempo. Pembayaran kupon pertama akan dilaksanakan pada 10 September 2019.

Berikut salah satu mitra distribusi yang menjual SBR007 selama masa penawaran berlangsung :

Yakni, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), PT Bank Permata Tbk (BNLI), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN). Lalu, PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII), PT Bank Cimb Niaga (BNGA) Tbk, PT Bank OCBC NISP Tbk (NISP), PT Bank Panin Tbk (PNBN), PT Bank DBS Indonesia, PT Bank HSBC Indonesia. ( Selengkapnya dapat dilihat di www.djppr.kemenkeu.go.id )

Menurut HIMA AE investasi SBR007 sangat cocok bagi mereka yang menginginkan investasi dengan jangka waktu menegah, dan hanya untuk Warga Negara Indonesia. Dengan tenor dua tahun, dan akan memasuki jatuh tempo pada 10 Juli 2021 mendatang, investor dapat menikmati kupon sebesar 7,50% yang tentu saja lebih tinggi dari tingkat bunga deposito pada bank umum dengan tingkat bunga tertinggi 7,00%, sesuai dengan dana deposito dan tenornya masing – masing. Selain itu, investor tidak perlu khawatir akan gagal bayar pada  obligasi ini, karena ditanggung oleh UU SUN yang dananya disediakan oleh APBN setiap tahunnya. Dengan kata lain dijamin oleh pemerintah. Investasi juga dimulai dari  Rp 1 juta, sehingga semua kalangan pun bisa ikut berinvestasi. Penerbitan SBR007 merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mempermudah akses masyarakat berinvestasi di SUN ritel, memperluas basis investor dalam negeri serta memenuhi sebagian pembiayaan APBN.

(Sumber: Kontan)

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Selasa, 9 Juli 2019 PT. Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) ditutup menguat sebesar +3,50% pada harga 414. Jika dilihat dari Analisis Teknikal pada perdagangan kemarin WSBP membentuk Bullish Belt Hold. Hal ini juga didukung oleh indikator Stochastic, Moving Average 5 serta Volume yang memiliki korelasi positif terhadap penguatan saham tersebut.

Recommendation : Buy

Target Price : 434

Stop Loss : 400

(DISCLAIMER ON)

 

3 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 486 RABU, 10 JULI 2019

  1. Para la mayoría de los hombres, los problemas de erección son causados ​​por un problema de ansiedad, no por un problema médico. Las señales nerviosas que el cerebro le envía al pene estimulan la relajación de los músculos.

    Reply

  2. It’s a pity you don’t have a donate button! I’d most certainly donate to this outstanding blog!
    I suppose for now i’ll settle for book-marking and adding your RSS feed to my
    Google account. I look forward to fresh updates and will share this site with my Facebook group.
    Chat soon!

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *