MENTARI PAGI EDISI 485 SELASA, 9 JULI 2019

REVIEW IHSG 8 JULI 2019

IHSG pada perdagangan hari Senin (8/7) ditutup melemah sebesar 21,651 poin atau -0,34%. Volume transaksi tercatat 15,108 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp 6,88 Triliun. Sebanyak 169 saham bergerak naik, 263 turun, dan 123 tidak bergerak. Asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 2,91 Miliar di seluruh pasar.

Laju IHSG searah dengan pergerakan seluruh indeks global yang ditutup melemah. Pelemahan ini tidak lain didorong oleh rilis data ketenagakerjaan AS pada Jumat (5/7) malam. Data pekerja AS diluar sektor pertanian mencatatkan penambahan 224.000 pekerja, melampaui konsensus sebesar 160.000. Hal ini bisa jadi mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga The Fed dalam keputusan suku bunganya 22 hari lagi. Sebagai informasi, kenaikan data pekerja secara teori dapat meningkatkan inflasi. The Fed akan menurunkan suku bunga dan membanjiri pasar dengan likuiditas apabila inflasi yang menunjukkan berputarnya ekonomi melemah.

BERITA EKONOMI

Data Tenaga Kerja AS Masih Efektif Bikin Dolar AS Berjaya

 

Jakarta, CNBC Indonesia – Dolar Amerika Serikat (AS) melanjutkan penguatan melawan mata uang utama pada perdagangan Senin (8/7/19), efek data tenaga kerja yang dirilis Jumat (5/7/19) pecan lalu masih terasa hingga hari ini.

 

Pada pukul 21:05 WIB, indeks dolar berada dilevel 97,33 atau menguat 0,05% melansir data Refinitiv. Pada Jumat lalu, indeks yang dibentuk dari enam mata uang utama naik 0,54%. Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan data tenaga kerja yang terdiri dari penyerapan pekerja diluar sektor pertanian (non-farm payroll), tingkat pengangguran, serta rata-rata gaji perjam pada Jumat malam.

 

 

Menurut Hima AE, Data tenaga kerja yang rilis membuat The Fed memikirkan kembali tentang penurunan suku bunga yang mengakibatkan para pelaku pasar memperkirakan pemangkasan tiga kali ditahun ini, kini menjadi maksimal dua kali, dari data tersebut membuat dolar AS menguat pada level 0,05% yang artinya adanya dana masuk dari investor ke AS hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat mata uang di beberapa Negara berkembang, salah satunya Indonesia yang mengalami penurunan nilai rupiah, dan berdampak juga terhadap Indeks Harga Saham Gabungan yang berada di zona merah dikarnakan para investor asing menarik dananya akibat sentimen dari Negara Amerika Serikat.

REKOMENDASI SAHAM

Pada hari Senin 08 Juli 2019, Bank Tabungan Pensiunan Nasional Syariah Tbk (BTPS) ditutup menguat sebesar +0,91% menuju harga Rp3.320 jika menggunakan analisis Teknikal pada indikator MACD yang terlihat membentuk Golden Cross atau akan membentuk sinyal beli, dan juga di dukung oleh indikator ATR yang semakin tinggi yang menunjukkan bahwa kondisi sedang ramai, kemudian pada formasi candle pada perdagangan kemarin membentuk Hammer yang mengindikasikan kondisi reversal Bullish

Rekomendasi: Buy

Target Price : Rp3.500

Stop Lost    : Rp3.200

(DISCLAIMER ON)

2 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 485 SELASA, 9 JULI 2019

  1. Paralelamente al tratamiento, está demostrado que los hábitos de vida saludables, como perder peso, realizar ejercicio físico, y evitar el alcohol, el tabaco y las drogas, mejoran las erecciones. La persona que sufre Disfunción Eréctil no consigue disfrutar de sus relaciones sexuales, se siente culpable por las dificultades sexuales con su pareja y suele evitar el contacto sexual.

    Reply

  2. Hacia el final de la década de 1990 hubo una revolución en el tratamiento de la impotencia sexual con el surgimiento de las drogas inhibidoras de la Fosfodiesterasa Tipo 5 (inhibidores de la PDE5). La erección nocturna del pene es un fenómeno normal que ocurre durante el sueño profundo y no está relacionada a la existencia de sueños eróticos.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *