MENTARI PAGI EDISI 470 JUMAT, 21 DESEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Kamis (20/12) Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0.46% pada level 6147.876 atau -28.218 poin. Total volume perdagangan saham di bursa mencapai 11,19 miliar saham dengan total nilai Rp 9,85 triliun. Investor asing tercatat net sell sebesar Rp 449,74 miliar di seluruh pasar.

Empat dari sepuluh sektor berada di zona merah, sektor yang mengalami pelemahan cukup signifikan yaitu sektor industri dasar yang turun 1,31%, sektor keuangan turun 1,12% dan sektor infrastruktur yang turun 0,81%. Sedangkan sektor yang mengalami penguatan antara lain yaitu sektor consumer goods yang naik 0,57%, sektor pekebunan naik 0,39% dan sektor aneka industri yang naik 0,35%. Pelemahan indeks hari ini karena kekhawatiran para investor terhadap naiknya the fed sehingga para pelaku pasar cenderung wait and see.

Secara teknikal,dilihat dari indikator RSI indeks sudah mengalami jenuh beli, diperkirakan IHSG hari ini masih akan melanjutkan pelemahannya menuju titik support 6133 dan resistance 6176 dan diperkirakan juga hari ini para pelaku pasar melakukan profit taking.

BERITA EKONOMI

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan di 6%

BI merilis Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 19-20 Desember 2018.

“Rapat Dewan Gubernur BI pada 19-20 Desember 2018 memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan BI 7-Day RR di 6%,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo di Gedung BI, Kamis (20/12/2018).

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:

Tercatat sudah 175 bps bunga acuan BI dinaikkan. Gubernur BI, Perry Warjiyo, bersama Dewan Gubernur lainnya menutup tahun 2018 dengan mempertahankan bunga acuannya di 6%. Sedangkan Bank Sentral AS Federal Reserve menaikkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 2,25% – 2,5%. Seperti diketahui, BI lebih tinggi menaikkan suku bunga 7 day RR nya pada bulan November 2018 dikarenakan khawatir defisit neraca berjalan melebar hingga lebih dari 3% dari PDB. Namun untuk saat ini BI optimis dengan menahan suku bunga dengan memproyeksikan neraca pembayaran Indonesia pada kuartal IV-2018 akan mencetak surplus seiring dengan derasnya aliran modal asing ke pasar keuangan domestik.

REKOMENDASI SAHAM

Pada tanggal 20 Desember 2018, Bank Permata Tbk. ditutup menguat +0.79%, dilihat dari candlestick doji dimana mengindikasi saham BNLI akan mengalami pola reversal atau pembalikan arah dari uptren menuju downtren. Hal ini didukung pula oleh indicator stochastic yang sudah berada pada daerah jenuh beli.

Rekomendasi    : Sell

DISCLAIMER ON

Create By : Research HIMA AE

Khotimah

Dwi Saputri

Cindy Alicia

Hari Setiawan

M. Yusuf Alfikri

Muh. Fauzan Arlan

Putri Devy Andriyani

Ahmad Ali Ramadhan

Bella Ainun Gustiandini

Post By : Bella Indah Rahayu

Witaningsih

4 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 470 JUMAT, 21 DESEMBER 2018

  1. Удивительное явление произошло в Австралии,озеро в одном городском парке сменило свой цвет и стало розовым!Увидеть озеро,прочитать как это произошло можно тут

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *