Mentari Pagi Edisi 467 Selasa, 18 Desember 2018

REVIEW IHSG

Pada perdagangan Senin (17/12) IHSG melemah sebesar 1,3% atau -80 poin pada level 6.089. Selama sesi perdagangan IHSG selalu tertekan, harga tertinggi terjadi pada harga buka 6.174 sementara harga terendah di level tutupnya 6.098. Hanya satu dari sepuluh sektor saham yang menuat yaitu sektor pertanian sebesar 0,49%, Sedangkan sektor dengan pelemahan tajam adalah industri dasar 2,2%.

Rilis data ekonomi defisit neraca perdagangan Indonesia mencapai USD 2,05 miliar pada November 2018 menjadi sentimen negatif IHSG. Hal itu lantaran angka defisit di atas defisit neraca perdagangan pada Oktober 2018 sebesar USD 1,82 miliar. Dan dari eksternal, sentimen kepastian mengenai kenaikan suku bunga the Federal Reserve sebesar 25 basis poin menjadi 2,5 persen mempengaruhi para pelaku pasar untuk memilih wait and see.

Dari segi analisa teknikal IHSG ditutup melemah sebesar 1,3% pada level 6.089. Terbentuk candlestick bearish marubozu yang mengindikasikan pasar akan terus dalam tren bearish di perdagangan selanjutnya, terlihat pola RSI yang menurun menuju area 50%, ditambah lagi dari indikator MACD membentuk pola deadcross yang menandakan akan terjadi tren bearish dan kemungkinan harga menuju level support 5.909.

BERITA EKONOMI

Migas bikin defisit neraca dagang November 2018 capai US$ 2,05 miliar

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan November 2018 defisit US$ 2,05 miliar.

“Defisit cukup dalam,” ungkap Suhariyanto, Kepala BPS, Senin (17/12).

Defisit meningkat ketimbang neraca dagang pada Oktober 2018 yang defisit sebesar US$ 1,82 miliar.

Defisit disumbang oleh defisit migas sebesar US$ 1,5 miliar dan defisit non-migas US$ 0,58 miliar. Defisit migas disumbang oleh defisit minyak mentah US$ 0,48 miliar dan defisit hasil minyak US$ 1,58 minyak. Sedangkan gas tercatat surplus US$ 0,59 miliar.

https://nasional.kontan.co.id/news/migas-bikin-defisit-neraca-dagang-november-2018-capai-us-205-miliar

OPINI RISET HIMA AE:

Pada tgl 09 Desember 2018 lalu OPEC sepakat memangkas produksi minyak yang menyebabkan harga minyak mengalami kenaikan team riset hima AE juga memprediksikan, karena Indonesia merupakan salah satu negara net importir minyak maka menjadi dampak negative bagi perekonomian Indonesia karena berpotensi menyebabkan CAD yang membengkak. Dan  pada bulan November  neraca perdagangan Indonesia mengalami defisit, hal ini bisa menyebabkan investor enggan berinvestasi diindonesia dan menyebabkan capital outflow.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan kemarin (Senin, 17 Desember 2018), FREN ditutup 0% menuju level 83. Dari segi Analisa Teknikal, candle saham FREN  pada perdagangan kemarin  telah breakout di MA 5 dan MA 20. Hal ini didukung oleh indikator RSI yang bergerak positif dan indikator stochastic yang bergerak menguat. Kami memprediksi saham FREN akan mengalami penguatan.

  • Rekomendasi    : Buy
  • Target Price        : 97
  • Stop Lost              : 75

3 thoughts on “Mentari Pagi Edisi 467 Selasa, 18 Desember 2018

  1. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *