MENTARI PAGI EDISI 464 KAMIS, 13 DESEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Rabu (12/12) indeks harga saham gabungan menguat 0.64% pada level 6115.577 atau +38.990 poin. Total Volume perdagangan hari ini mencapai 13,89 miliar dengan nilai transaksi Rp 10,22 triliun. Sebanyak 236 saham menguat, berbanding 164 yang melemah. Sedangkan 128 saham lainnya tak bergerak. Investor asing tercatat net sell sebesar Rp 634,54 miliar di pasar reguler, dan mencapai Rp 847,97 miliar di pasar keseluruhan.

Sembilan dari sepuluh sektor mengalami penguatan yang menjadi salah satu faktor pendorong indeks, sektor yang menguat paling signifikan yaitu sektor industri dasar dengan laju 1,68%, sektor saham konstruksi 1,51%, dan manufaktur 0,94%. Sedangkan Satu-satunya sektor yang melemah adalah agrikultur, dengan penurunan tipis 0,1%.

Penguatan indeks hari kemarin karena meredanya perang dagang antara amerika dan china kemudian munculnya kepastian alokasi anggaran pembiayaan infrastruktur menjadi angin segar bagi emiten di sektor konstruksi. 

Dari segi teknikal, pada indikator MACD membentuk pola golden cross di area positif, indikator RSI juga sudah berada di area positif, jadi indeks diperkirakan masih akan menguat hari ini pada support 6097 dan resistance 6142.

BERITA EKONOMI

Awan Hitam Payungi Ekonomi Global di 2019

Perekonomian global mulai menunjukkan tanda-tanda pelemahan di penghujung tahun ini, termasuk kelesuan yang terjadi di Amerika Serikat (AS), negara dengan ekonomi terbesar di dunia.

Para petani Negeri Paman Sam harus menghadapi panen kedelai yang tak laku atau terpaksa menjualnya meskipun rugi akibat pengenaan bea masuk oleh China dalam perang dagang yang tak berkesudahan.

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:
IMF menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi globalnya menjadi 3,7% tahun depan dari sebelumnya 3,9%. Dua perekonomian terbesar dunia, AS dan China, diperkirakan akan mengalami pelambatan ekonomi. Sumber masalah dalam hal ini adalah perang dagang yang tak kunjung usai. IMF telah memperingatkan bahwa terus berlanjutnya perang dagang dapat memangkas pertumbuhan global sebesar 0,8%. Namun, hari ini damai dagang antara AS-China sempat terasa. Dimana kemarin (11/12/2018), Wakil Perdana Menteri China Liu He telah berbicara melalui telepon dengan menteri keuangan AS Steven Mnuchin dan Kepala Perwakilan Dagang AS Robert Lighthizer. Beijing dan Washington tengah menyusun rencana kerja sebagai tindak lanjut kesepakatan yang dibuat oleh Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Argentina awal bulan ini. Padahal investor sempat merespon ‘khawatir’ akan kesepakatan AS dan China untuk menempuh gencatan senjata dan menghentikan perang dagang 90 hari terhitung mulai 1 Januari 2019.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Rabu, 12 Desember 2018 Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) ditutup menguat sebesar +3.3% menuju level 1855. Perdagangan kemarin WSKT membentuk candle bullish yang mengindikasikan WSKT mengalami penguatan. Hal ini juga didukung oleh indikator RSI yang bergerak menguat dan volume yang berada di atas rata-rata. Jika dilihat dari analisa teknikal, kami prediksikan saham WSKT akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 2030

Stop Lost             : 1710-1515

DISCLAIMER ON
Create By: Research Hima AE
Khotimah
Ibnu Hasan
Dwi Saputri
Cindy Alicia
Hari Setiawan
M. Yusuf Alfikri
M. Fauzan Arlan
Putri Devy Andriyani
Ahmad Ali Ramadhan
Bella Ainun Gustiandini

Post by:

Witaningsih

Bela Indah Rahayu

5 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 464 KAMIS, 13 DESEMBER 2018

  1. Wow! This could be one particular of the most beneficial blogs We have ever arrive across on this subject. Actually Magnificent. I am also an expert in this topic therefore I can understand your effort.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *