MENTARI PAGI EDISI 463 RABU 12 DESEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada perdagangan Selasa (11/12) IHSG ditutup melemah sebesar 0,56% atau -34,77% pada level 6.076. Selama sesi pergangan IHSG slalu tertekan, buka di 6.106 atau harga tertinggi sedangkan harga terendah terjadi di level 6.069. Mayoritas sektor saham melemah, sektor industri dasar dengan -2,76% menjadi sektor yang paling banyak terkoreksi, sedangkan sektor dengan penguatan terbesar yaitu sektor tambang dan pertanian yang kompak menguat sebesar 0,57%.

Terbatasnya pergerakan indeks utama AS salah satunya dikarenakan meningkatnya kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan AS di tengah perlambatan global dan keraguan tentang kelancaran untuk keluarnya Inggris dari Uni Eropa setelah Perdana Menteri Theresa May secara tiba-tiba menunda pemungutan suara parlemen pada kesepakatan Brexit-nya.

Dari analisa teknikal IHSG ditutup melemah sebesar 0,56% pada level 6.076. Terlihat pola candlestick spining top bearish menendakan pasar sedang berkonsolidasi atau bisa menjadi sinyal bearish pada perdagangan selanjutnya, dilihat dari indikator stochastic berada pada zona jenuh beli dan diprediksi harga bearish menuju harga 6.026.

BERITA EKONOMI

Realisasi belanja pemerintah untuk subsidi kian membengkak
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Realisasi belanja pemerintah untuk subsidi kian membengkak. Hingga November, pemerintah telah menggelontorkan Rp 182,7 triliun atau 116,9% melampaui pagu APBN 2018 sebesar Rp 156,2 triliun.
Lonjakan anggaran subsidi tersebut disebabkan oleh realisasi subsidi energi yang meningkat. Menurut paparan Menteri Sri Mulyani, Kamis (6/12) lalu, realisasi subsidi energi telah mencapai Rp 130,4 triliun atau tumbuh 66,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Realisasi subsidi energi tersebut melampaui 138% pagu dalam APBN.
https://nasional.kontan.co.id/news/realisasi-belanja-pemerintah-untuk-subsidi-kian-membengkak.

Opini Riset HIMA AE:
Harga minyak berpotensi akan masih mengalami penguatan dikarenakan kebijakan dari OPEC yang memangkas produksi minyak, maka hal itu menyebabkan RAPBN akan diadakan perubahan dikarenakan subsidi BBM untuk masyarakat Indonesia menjadi lebih banyak, akan tetapi hal ini menyebabkan dampak positive bagi sektor minyak, dikarenakan menguatnya harga minyak.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan kemarin (Senin, 11 Desember 2018), PTBA ditutup menguat sebesar  6.5% menuju level 4280. Dari segi Analisa Teknikal, candle saham PTBA  pada perdagangan kemarin  telah breakout di MA 5 dan MA 20. Hal ini didukung oleh indikator MACD yang telah membentuk golden cross (sinyal beli) dan indikator stochastic yang bergerak menguat. Kami memprediksi saham PTBA akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 4950

Stop Lost             : 3865

DISCLAIMER ON
Create By: Research Hima AE
Khotimah
Dwi Saputri
Cindy Alicia
Hari Setiawan
M. Yusuf Alfikri
M. Fauzan Arlan
Putri Devy Andriyani
Ahmad Ali Ramadhan
Bella Ainun Gustiandini

Post by:

Witaningsih

Bela Indah Rahayu

4 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 463 RABU 12 DESEMBER 2018

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *