MENTARI PAGI EDISI 461 SENIN, 10 DESEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada perdagangan Jumat (07/12) IHSG menguat sebesar 0,17% atau +10,86 pada level 6.126. Mayoritas sektor saham menguat, sektor properti adalah sektor dengan pengatan terbesar yakni 2,32% sedangkan sektor keuangan sektor paling besar teroreksi dengan 0,58%. Di awal sesi perdagangan harga sempat jatuh di level 6.103, harga tertinggi terjadi di awal sesi kedua di level 6.141.

Pada Bursa saham Asia, Indeks Hang Seng turun 0,35%, Komposit Shanghai menguat 0,03%, Indeks Strait Times menurun 0,14%, Indeks Nikkei 225 bertambah 0,82%.

Dari analisa teknikal IHSG menguat 0,17% pada level 6.126, terlihat pola candlestick marubozu bullish bersumbu yang mengindikasikan harga akan bullish pada perdagangan selanjutnya, tetapi saat ini perluadangan candle konfirmasi, jika harga sudah breakdown resistance di level 6.160 maka kemungkian tren bullish tertap berlanjut.

BERITA EKONOMI

OPEC Pangkas Produksi, RI Bakal Dihantui Harga Minyak di 2019
Jakarta, CNBC Indonesia- Negara-negara eksportir minyak dunia yang bergabung dalam OPEC, akhirnya sepakat untuk memangkas produksi mereka hingga 1,2 juta barel sehari di 2019.

Kesepakatan ini diambil setelah melewati sidang yang penuh drama selama berhari-hari. Mulai dari amukan Trump, kasus dugaan pembunuhan Jaman Khashoggi, hengkangnya Qatar, dan Iran yang berkeras tak mau pangkas produksi mewarnai sidang para raja-raja minyak dunia itu.
https://www.cnbcindonesia.com/market/20181209133208-17-45569/opec-pangkas-produksi-ri-bakal-dihantui-harga-minyak-di-2019

OPINI RISET HIMA AE:
Jika opec memangkas produksi minyak maka harga minyak akan naik, jika harga minyak mengalami kenaikan tentu tidak baik buat negara yang melakukan importir minyak yang besar salah satunya indonesia, dan sangat memungkinkan terjadi CAD yang menjadi membengkak kembali karena CAD membengkak maka akan berpotensi rupiah mengalami pelemahan, akan tetapi adapun sektor yang diuntungkan dengan adanya kebijakan pemangkasan produksi minyak salah satunya adalah sektor yang basis ekspor karena rupiah berpotensi mengalami pelemahan maka bagus buat sektor ekspor khusunya sektor pertambangan dimana sektor tersebut melakukan ekspor dan juga ditambah lagi sentiment positive harga minyak akan menguat.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan kemarin (Jumat, 07 Desember 2018), PGAS ditutup melemah sebesar  -0.5% menuju level 2130. Dari segi Analisa Teknikal, candle saham PGAS  pada perdagangan kemarin  telah breakout di MA 5 dan MA 20. Hal ini didukung oleh indikator MACD yang bergerak menguat dan indikator RSI yang bergerak positif. Kami memprediksi saham PGAS akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 2300 – 2415

Stop Lost             : 2000

DISCLAIMER ON

Create By: Research Hima AE
Khotimah
Dwi Saputri
Cindy Alicia
Hari Setiawan
M. Yusuf Alfikri
M. Fauzan Arlan
Putri Devy Andriyani
Ahmad Ali Ramadhan
Bella Ainun Gustiandini

Post by:

 Witaningsih

Bela Indah Rahayu

6 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 461 SENIN, 10 DESEMBER 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *