MENTARI PAGI EDISI 458 RABU, 05 DESEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada perdagangan Selasa (4/12) IHSG mengalami penguatan sebesar 0,56% atau +34,54 pada level 6.152. Selama sesi perganagan, IHSG sempat menyentuh harga terendah di level 6.118 dan tertinggi di harga tutupnya 6.152. Tiga dari sepuluh sektor saham melemah, pelemahan tertinggi pada sektor pertanian sebesar 1,01% sedangkan sektor industri dasar menjadi sektor dengan penguatan terbesar yaitu 1,66%.

Pergerakan bursa saham Asia lebih cenderung bervariasi. Jadi penguatan IHSG lebih dipengaruhi oleh sentimen positif dari hasil data makro ekonomi dalam negeri antara lain data inflasi, purchasing manufactur index (PMI) manufaktur, dan data jumlah kunjungan wisatawan yang melebihi harapan pelaku pasar.

Dari analisa teknikal, IHSG ditutup menguat sebesar 0,56% pada level 6.152. Terlihat pola candlestick marubozu bullish yang artinya pasar berpotensi menguat kembali, indikator stochastick mengindikasikan masih bertahannya di zona jenuh beli yang menuju area 70%, di tambah harga sudah menembus risistance breakout dan menuju ke level resistancenya 6.268.

BERITA EKONOMI

AS-China Damai, Bagaimana Stance Kebijakan Moneter PBOC?

Bank Sentral China, *People Bank’s of China (PBOC)* akan menerapkan kebijakan moneter fleksibel dan merespons perusahaan situasi ekonomi negara sesuai keadaan. Hal ini diungkapkan oleh Gubernur Bank Sentral Yi Gang.

Yi Gang mengungkapkan pernyataan ini saat banyak pihak ingin bank sentral melonggarkan kebijakannya dalam beberapa bulan ke depan guna mendukung *pertumbuha ekonomi China yang terus mendingin* dan terlemah sejak krisis keuangan global 2008.

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:

Tekanan di antara AS dan China sudah berkurang seiring dengan terjadinya kesepakatan diantara kedua negara tersebut untuk tidak menaikkan taraf sementara waktu dan melakukan negosiasi lanjutan. Para pembuat kebijakan mungkin menimbang tindakan yang lebih agresif untuk mendorong ekonomi, seperti penurunan suku bunga acuan pertama kali dalam tiga tahun. Namun, ada sesuatu yang bisa menguntungkan Indonesia di tengah-tengah perang dagang antara AS-China. Hal ini bisa dijadikan peluang bagi Indonesia untuk menggaet potensi investasi masuk ke dalam negeri.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Selasa, 4 Desember 2018 United Tractors Tbk. (UNTR) ditutup menguat sebesar +4.3% menuju level 29825. Perdagangan kemarin UNTR membentuk Candle Bullish yang mengindikasikan saham UNTR mengalami penguatan. Hal ini juga di dukung oleh Indikator RSI dan Stochastic yang bergerak menguat dan volume yang berada di atas rata-rata. Saham UNTR juga membentuk pola Drop Base Rally dan telah memasuki area demand nya. Jika dilihat dari analisa teknikal, kami prediksikan saham UNTR akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 32.135-35.245

Stop Lost             : 27.475

DISCLAIMER ON

Create By : Research HIMA AE

Khotimah

Dwi Saputri

Cindy Alicia

Hari Setiawan

M. Yusuf Alfikri

Muh. Fauzan Arlan

Putri Devy Andriyani

Ahmad Ali Ramadhan

Bella Ainun Gustiandini

Post By : Bella Indah Rahayu

Witaningsih

5 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 458 RABU, 05 DESEMBER 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *