MENTARI PAGI EDISI 451 SENIN, 26 NOVEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada perdagangan Jumat (23/11) IHSG ditutup menguat 0,25% atau +15,39 poin berada di level 6.006. Sempat menyentuh harga tertinggi 6.017 dan mencapai harga terendah pada level 5.971 sebelum mengutat kembali pada akhir sesi. Empat dari sepuluh sektor saham melemah, sektor properti mengalami pelemahan paling besar dengan -0,61%, sementara penguatan terbesar terjadi pada sektor industri dasar sebesar 1,62%.

Sentimen perang dagang serta sentimen kenaikan suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS) masih minim. Sedangkan internal, pelaku pasar memanfaatkan aksi beli ketika IHSG berada di zona merah. Hal itu membuat IHSG akhirnya menguat.

Dari analisa teknikal IHSG ditutup menguat 0,25% di level 6.017, nampak candlestick spinning top bullish yang menandakan market sedang melakukan konsolidasi perlu adanya candlestick konfirmasi untuk memperkirakan pergerakan selanjutnya, dalam indikator stochastic terlihat pola menuju area jenuh beli, menandakan harga akan bergerak naik sampai titik puncak jenuh beli. Dan diperkirakan IHSG akan menuju resistancenya pada 6.054 pada perdagangan selanjutnya.

 

BERITA EKONOMI

Performa Sektor Konsumer Masih Loyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Performa saham emiten konsumer belum memuaskan. Sejak awal tahun, indeks sektor saham ini mencatatkan penurunan 16,36%.

Penurunan ini lebih buruk dibanding penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di periode sama. Indeks saham barang konsumer juga tercatat turun paling dalam dibandingkan indeks sektoral lain.

OPINI RISET HIMA AE:

Index saham consumer mengalami penurunan akhir akhir ini, dikarenakan saham yang  berkapitalisasi besar diindex saham consumer mengalami penurunan yang cukup dalam seperti saham UNVR dan HMSP yang masuk dalam index consumer, penurunan tersebut diantaranya dikarenakan salah salah satu factor yaitu adanya wacana tentang penerapan freefloat diindex LQ45 dan IDX 30, sector consumer menurut kami merupakan sector yang masih belum menarik untuk dijadikan pilihan untuk investasi.alangkah baiknya mencari sector lain yang lebih berpotensi mengalami penguatan menjadi pilihan yang tepat untuk berinvestasi.

 

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan kemarin (Jumat, 23 November 2018), HMSP ditutup menguat sebesar 2.3% menuju level 3520. Dari segi Analisa Teknikal, candle saham HMSP pada perdagangan kemarin membentuk pola Double Buttom serta candle yang telah breakout di MA 5. Hal ini didukung oleh indikator Stochastic yang bergerak menguat dan indikator MACD yang akan breakout (membentuk sinyal beli). Kami memprediksi saham HMSP akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 3650 – 3950

Stop Lost             : 3350

 

DISCLAIMER ON

Creat By: Research HIMA AE

Khotimah

Dwi Saputri

Cindy Alicia

Hari Setiawan

M. Yusuf Alfikri

Muh. Fauzan Arlan

Putri Devy Andiyani

Ahmad Ali Ramadhan

Bella Ainun Gustiandini

Post by:

Witaningsih

Bela Indah Rahayu

5 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 451 SENIN, 26 NOVEMBER 2018

  1. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *