MENTARI PAGI EDISI 445 KAMIS, 01 NOVEMBER 2018

REVIEW IHSG

Pada perdagangan Rabu kemarin (31/10), IHSG di tutup menguat sebesar 0,73% atau +42,5 di level 5.831. Di awal sesi IHSG sempat menyentuh harga tertinggi yakni 5.825 dan harga terendah 5.769 pada pertengahan sesi. Tiga dari sepuluh sektor saham mengalami pelemahan, sektor konsumsi menjadi sektor dengan pelemahan terdalam sebesar 1,56%, sementara kenaikan 2,23% sektor pertanian adalah sektor yang paling besar mengalami kenaikan.

Mayoritas indeks Asia menguat sehingga menjadi salah satu sentimen positif IHSG. Indeks Hang Seng naik 1,6%, indeks Kospi menguat 0,74 %, indeks Jepang Nikkei mendaki 2,16%, dan indeks Shanghai bertambah 1,35%.

Dari segi analisa teknikal, IHSG di tutup mengat pada level 5.831. Terlihat pola candlestick bullish hammer yang menandakan akan berlanjut tren penguatann hari ini, juga dengan indikator RSI menjukan pergerakan menuju area 70% mengindikasikan tren positif. Diprediksi IHSG akan menuju harga resistance di level 5.868 pada hari ini (01/11).

BERITA EKONOMI

Siap-siap, Minggu Depan Akan Ada Berita Buruk Buat Rupiah

Pada 9 November, Bank Indonesia (BI) dijadwalkan merilis data penting yang akan menentukan nasib rupiah yaitu Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) kuartal III-2018. Data ini akan menunjukkan seberapa banyak pasokan valas yang keluar-masuk Indonesia. 

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:

Sepanjang tahun ini, rupiah sudah anjlok 12,16%. Dengan posisi rupiah sebagai mata uang terlemah kedua di Asia, tentu ada faktor lain yang mempengaruhi. Tahun ini, NPI terus mengalami defisit. Artinya devisa yang keluar lebih banyak ketimbang yang masuk, sehingga rupiah tidak punya modal untuk menguat. Pada kuartal I-2018, NPI membukukan defisit US$ 3,9 miliar dan pada kuartal berikutnya tekor lebih dalam yaitu US$ 4,3 miliar. Padahal sejak Maret 2016, NPI belum pernah lagi defisit. Ada kemungkinan defisit transaksi berjalan kuartal III-2018 akan lebih dalam ketimbang kuartal sebelumnya. Padahal pada kuartal II-2018, defisit transaksi berjalan sudah yang paling dalam sejak 2014. secara keseluruhan NPI kuartal III-2018 kemungkinan masih akan mengalami defisit. Bahkan mungkin lebih dalam ketimbang kuartal sebelumnya, karena defisit yang lebih parah di transaksi berjalan akan sulit diimbangi oleh perbaikan di transaksi modal dan finansial. 

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan kemarin (Rabu, 31 Oktober 2018), BBTN ditutup menguat sebesar 1% menuju level 2120. Dari segi Analisa Teknikal, candle saham BBTN pada perdagangan kemarin berada di area demandnya (area jenuh jual) serta terlihat dari indikator stochastic yang berada di area 20. Hal ini didukung oleh indikator RSI yang bergerak menguat. Kami memprediksi saham BBTN akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy on breakout 2200

Target Price        : 2420

Stop Lost             : 2050

DISCLAIMER ON
Create By: Research Hima AE
Khotimah
Dwi Saputri
Cindy Alicia
Hari Setiawan
M. Yusuf Alfikri
M. Fauzan Arlan
Putri Devy Andriyani
Ahmad Ali Ramadhan
Bella Ainun Gustiandini

Post by:

Witaningsih

Bela Indah Rahayu

3 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 445 KAMIS, 01 NOVEMBER 2018

  1. Like!! I blog quite often and I genuinely thank you for your information. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *