MENTARI PAGI EDISI 437 SENIN, 22 OKTOBER 2018

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat, 19 Oktober 2018 Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0.14% pada level 5837.292 atau -7.950, Sebanyak 8,5 miliar saham ditransaksikan dengan nilai Rp 6,58 triliun. Terdapat 204 saham yang menyebabkan melemah IHSG, 179 saham yang menguat dan 114 lainnya diam ditempat.

Enam dari sepuluh sektor melemah, Sektor barang konsumer melemah paling dalam0,72%. Sedangkan sektor saham yang paling mencatat penguatannya adalah aneka industri dengan penguatan 3,37%. Net sell di pasar reguler sebesar Rp 306 miliar, dan net sell di pasar keseluruhan Rp 255 miliar.

Jika dilihat dari segi Teknikal, diprediksikan pelemahan IHSG masih akan berlanjut hari ini, Nampak adanya Indikator MACD berhasil membentuk pola golden cross di area negatif. Sentimen negartif lainnya terkait dengan sentimen kenaikan suku bunga The Fed, kisruh politik di Italia yang mengguncang perekonomian Uni Eropa, dan renggangnya hubungan antara AS dengan Arab Saudi perihal pembunuhan jurnalis Washington Post Jamal Khashoggi yang berkebangsaan Arab Saudi.

BERITA EKONOMI

Harga Batu Bara Bangkit, Tapi Sejumlah Ancaman Menghadang

Harga si batu hitam mampu mencatatkan penguatan, pasca bergerak cukup volatil pada beberapa waktu terakhir. Sentimen positif kenaikan permintaan jelang musim dingin masih mampu mengatrol harga. Selain itu, masih kuatnya ekspor Australia juga mampu menjadi katalis.

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:

Meski terdapat sentiment positif, sejumlah sentimen negatif justru mengancam pergerakan harga batu bara. Diantaranya, perlambatan ekonomi akibat perang dagang. Dari data teranyar, ekonomi China di kuartal ketiga tahun ini tumbuh lebih lambat dari perkiraan dan mencatat ekspansi paling lambat sejak kuartal pertama 2009, menurut data resmi pemerintah yang dirilis Jumat (19/10/2018). Kemudian, pembatasan impor batu bara di China. Pertengahan pekan lalu, pemerintah China memutuskan untuk memperpanjang pembatasan impor batu bara hingga akhir tahun 2018, dan yang ketiga China’s National Climate Center justru memroyeksikan bahwa musim dingin yang akan datang akan lebih hangat dari biasanya. Bertolak belakang dari estimasi yang muncul sebelumnya. Pasalnya, ada potensi datangnya El Nino di tengah musim dingin mendatang.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Jumat, 19 Oktober 2018 Astra International Tbk. (ASII) ditutup menguat sebesar +3.9% menuju level 7300. Perdagangan kemarin ASII membentuk bullish candle yang mengindikasikan bahwa ASII mengalami penguatan. Terlihat juga terjadinya lonjakan volume yang berada di atas rata-rata di dominasi oleh permintaan beli. Hal ini juga di dukung oleh Indikator RSI yang bergerak menguat, candle yang telah menyentuh MA 5 dan MA 20, serta Indikator MACD yang bergerak menguat dan sudah membentuk Golden Cross atau sinyal beli. Jika dilihat dari analisa teknikal, kami prediksikan saham ASII akan mengalami penguatan.

Rekomendasi     : Buy

Target Price        : 7575

Stop Lost              : 6715

DISCLAIMER ON

Create By : Research Hima AE

Khotimah

Dwi Saputri

Cindy Alicia

Hari Setiawan

M. Yusuf Alfikri

Muh. Fauzan Arlan

Putri Devy Andriyani

Ahmad Ali Ramadhan

Bella Ainun Gustiandini

Post By : Bela Indah Rahayu

Witaningsih

3 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 437 SENIN, 22 OKTOBER 2018

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *