MENTARI PAGI EDISI 435 KAMIS, 18 OKTOBER 2018

REVIEW IHSG

Rabu, 17 Oktober 2018 Indeks Harga Saham Gabungan menguat 1.17% pada level 5868.620 atau +67.803, Total transaksi hari ini melibatkan jual beli 8,7 miliar saham dengan nilai Rp 6,33 triliun. Sebanyak 278 saham bergerak menguat, berbanding 126 yang melemah dan 117 lainnya yang tidak bergerak. Investor asing tercatat Net buy di pasar reguler Rp 447,13 miliar dan Rp 527 miliar di pasar keseluruhan.

Seluruh sektor menopang penguatan IHSG, Sektor infrastruktur menguat 2,71%, diikuti sektor industri dasar yang naik 1,67%. Sedangkan sektor yang kenaikannya paling kecil adalah aneka industri dengan penamahan 0,55%. 

Dilihat dari segi Teknikal, pada indikator Moving Avarage Convergence/Divergence (MACD) terdapat adanya Golden Cross, ini merupakan saat untuk membeli karna MACD bernilai positif dan MACD line memotong signal line dari bawah keatas. Diperkirakan IHSG hari ini masih akan menguat.

BERITA EKONOMI

Fantastis! Utang Pemerintah Capai Rp 4.416 T, Naik Rp 550 T

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menambah utang pemerintah dalam APBN 2018 hingga Rp 549,92 triliun dalam setahun. Angka ini merupakan realisasi outstanding per September 2019. Dalam realisasi APBN 2018 per September yang dipublikasikan Kementerian Keuangan, Rabu (17/10/2018) total utang pemerintah pada September 2017 lalu hanya sebesar Rp 3.866,45 triliun.

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:

Rasio utang pemerintah pusat terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) per September 2018 mencapai 30,47%. Peningkatan ini seiring bertambahnya utang pemerintah sekitar Rp 549,92 dibandingkan September 2017. Akibatnya, total utang pemerintah pusat per September 2018 mencapai Rp 4.416,37 triliun. Indonesia sendiri merupakan negara yang memiliki pos utang luar negeri cukup tinggi, utamanya yang berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN). Data pemerintah per September 2018, jumlah outstanding SBN mencapai Rp 3.593,26 triliun. Sementara dari sisi porsi kepemilikan, asing masih mendominasi. Jika suatu waktu banyak investor asing melepas kepemilikannya di SBN, tentu pelemahan rupiah bisa lebih dalam. Untuk itu, pemerintah perlu mempertimbangkan keberadaan investor domestik. Ketika SBN lebih banyak dipegang oleh investor domestik, maka kerentanan akibat pergerakan modal asing akan terhindarkan.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan kemarin (Rabu, 17 Oktober 2018), HRUM ditutup menguat sebesar 3.4% menuju level 2150. Dari segi Analisa Teknikal, candle saham HRUM pada perdagangan kemarin telah breakout di MA 5. Hal ini didukung oleh indikator stochastic yang berada di area 20 (area beli). Kami memprediksi saham HRUM akan akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 2550

Stop Lost             : 2020

DISCLAIMER ON
Create By: Research Hima AE
Khotimah
Dwi Saputri
Cindy Alicia
Hari Setiawan
M. Yusuf Alfikri
M. Fauzan Arlan
Putri Devy Andriyani
Ahmad Ali Ramadhan
Bella Ainun Gustiandini

Post by:

Witaningsih

Bela Indah Rahayu

3 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 435 KAMIS, 18 OKTOBER 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *