MENTARI PAGI EDISI 427 SENIN, 08 OKTOBER 2018

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat, 5 Oktober 2018 Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0.43% pada level 5731.935 atau -24.684, Total volume perdagangan di bursa mencapai  14,40 miliar saham dengan total nilai Rp 7,06 triliun. Dalam sepekan terakhir, investor asing telah mencatatkan penjualan bersih (net sell) sebesar Rp 2,38 triliun.

Tiga sektor dari 10 sektor yang ada di zona hijau, Sektor pertambangan yang menguat 0,40%, sektor perdagangan menguat 0,39% dan sektor perkebunan menguat 0,06%. Sementara itu enam sektor lainnya tercatat melemah. Sektor-sektor yang mencatatkan pelemahan terdalam yakni sektor konstruksi melemah 1,58%, sektor aneka industri melemah 1,34%.

Jika dilihat dari segi Teknikal, Nampak terlihat adanya candlestick doji, Meskipun demikian potensi reversal jangka pendek hingga technical rebound memiliki peluang cukup besar Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak mencoba menguat diawal pekan, tetapi banyak sentimen negatif yang memperkirakan IHSG hari masih akan melemah yaitu indeks akan disetir oleh pelemahan kurs rupiah dan data cadangan devisa yang baru dirilis menunjukkan hasil yang kurang baik, turun ke level US$ 114.8 miliar.

BERITA EKONOMI

Cadangan Devisa RI September US$ 114,8 M, Jatuh US$ 3,12 M

Cadangan Devisa Indonesia mengalami penurunan hingga US$ 3,12 miliar di akhir September 2018. Bank Indonesia (BI) merilis cadangan devisa Indonesia pada Agustus 2018 sebesar US$ 117,9 miliar, posisi ini terendah sejak Januari 2017. Dan turun menjadi US$ 114,8 miliar pada September 2018.

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE:

Anjloknya Cadangan Devisa Indonesia per September 2018 disebabkan oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah dan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terdepresiasi 1,19% selama September 2018. Tergerusnya cadangan devisa dikarenakan kebutuhan akan dolar untuk intervensi masih tinggi. Penyebab utama depresiasi adalah kenaikan suku bunga acuan bank sentral AS, Federal Reseve The Fed, sebesar 25 basis poin (bps) ke rentang 2-2,25% serta perkembangan perang dagang antara AS dan China. Pasalnya pada bulan September tensi antara kedua Negara sedang panas-panasnya.

REKOMENDASI SAHAM

Pada perdagangan Jumat, 05 Oktober 2018 Jasa Marga (Persero)  Tbk. (JSMR) ditutup menguat sebesar +0.5%. Perdagangan kemarin saham JSMR membentuk candle bullish yang mengindikasikan bahwa JSMR mengalami penguatan. Terlihat juga volume yang berada di atas rata-rata di dominasi oleh permintaan beli. Hal ini juga di dukung oleh Indikator RSI dan Stochastic yang bergerak menguat. Jika dilihat dari Analisa Teknikal, kami prediksikan saham JSMR akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy

Target Price        : 4503

Stop Lost             : 4162

DISCLAIMER ON

Create By : Research Hima AE

Khotimah

Dwi Saputri

Cindy Alicia

Hari Setiawan

M. Yusuf Alfikri

Muh. Fauzan Arlan

Putri Devy Andriyani

Ahmad Ali Ramadhan

Bella Ainun Gustiandini

Post By : Bela Indah Rahayu

Witaningsih

3 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 427 SENIN, 08 OKTOBER 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *