MENTARI PAGI EDISI 409, RABU 12 SEPTEMBER 2018

REVIEW IHSG

Senin, 10 September 2018 Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0.35% pada level 5831.117 atau -20.348, Pelemahan tersebut juga diikuti aksi jual dari investor asing di seluruh market sebanyak Rp 140,24 miliar. turunnya indeks di hari Senin dipengaruhi oleh melemahnya sektor Finance yang melemah 0,66% dan infrastruktur melemah 0,51%. Juga didorong oleh minimnya sentimen yang mampu mendorong penguatan IHSG menjelang hari libur.

Pelemahan indeks belakangan ini diperkirakan karena tekanan Rupiah, sehingga cenderung para investor melakukan wait and see. Sementara dilihat dari indeks global yang sebagian besar juga masih mengalami pelemahan. Diperkirakan IHSG pada hari ini akan sedikit mengalami penguatan setelah libur karena didukung meredanya sentimen perang dagang, stabilitas harga komoditas dunia, serta stabilitas nilai tukar rupiah.

BERITA EKONOMI

Apakah Investor Harus Mengkhawatirkan Perekonomian Indonesia?

Jakarta, CNBC Indonesia — Ketidakpastian ekonomi global tidak hanya dipicu oleh tindak tanduk Amerika Serikat (AS) di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump. Krisis mata uang yang menimpa Turki dan Argentina tak pelak telah menimbulkan guncangan.

Sumber: CNBC Indonesia

Opini Riset HIMA AE

Dihitung dari awal tahun hingga 7 September 2018, arus modal asing yang keluar dari pasar saham domestik senilai Rp53,05 triliun. Dari segi global, tantangan dipicu oleh ketegangan perang dagang antara AS dan China, krisis mata uang yang menimpa Turki dan Argentina yang menjadi pemicu melemahnya rupiah selama sepekan kemarin, serta Bank Sentral AS yang diperkirakan tetap akan melanjutkan rencana kenaikan suku bunga sebanyak empat kali di 2018. Dari segi domestik, tantangan yang muncul yaitu CAD Indonesia berada pada level 3,04 persen terhadap PDB pada kuartal II 2018. Tentu tantangan tersebut, baik global maupun domestic, membuat investor perlu waspada untuk berinvetasi di negara berkembang seperti Indonesia. Namun, pemerintah pun tidak hanya diam, pemerintah terus melakukan upaya untuk memperbaiki CAD Indonesia, diantaranya adanya implementasi B20, aturan baru ribuan barang konsumsi yang terkena kenaikan tarif pajak penghasilan (PPh) pasal 22 impor, serta upaya yang mengurangi impor yang terkait dengan proyek infrastruktur yang saat ini beberapa akan dilakukan penjadwalan.

REKOMENDASI SAHAM

Senin, 10 September 2018, Bank Negara Indonesia (Persero)  Tbk. (BBNI) ditutup menguat sebesar 1%. Pada pergerakan market saham BBNI telah berada di area demand yang berarti jenuh jual. Terlihat dari  indikator Stochastic bergerak positif. Jika dilihat dari analisa teknikal, saham BBNI akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy on breakout 7280

Target Price        : 7925

Stop Lost             : 7000

DISCLAIMER ON

Create By : Research Hima AE

Khotimah

Dwi Saputri

Cindy Alicia

Hari Setiawan

M. Yusuf Alfikri

Muh. Fauzan Arlan

Putri Devy Andriyani

Ahmad Ali Ramadhan

Bella Ainun Gustiandini

Post By : Bela Indah Rahayu

Witaningsih

2 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 409, RABU 12 SEPTEMBER 2018

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *