MENTARI PAGI EDISI 405, RABU 05 SEPTEMBER 2018

REVIEW IHSG

Selasa, 4 September 2018 Indeks Harga Saham Gabungan melemah 1.04% pada level 5905.301 atau -62.278, IHSG masih tetap pada zona merah dan belum mampu untuk rebound, Tekanan yang kuat terhadap nilai tukar rupiah menjadi salah satu faktor IHSG melorot. Di pasar spot, kurs rupiah melemah ke level Rp 14.930 per dollar AS. Investor asing kembali mencatatkan penjualan bersih atau net sell Rp 428,48 miliar.

Dari sepuluh sektor, sembilan di antaranya berada di zona merah. Industri dasar paling melemah, dengan penurunan 2,45%, diikuti infrastruktur sebesar 1,9%. Satu-satunya sektor yang menguat adalah barang konsumer dengan kenaikan 0,26%. Sebanyak 300 saham melemah, 86 saham yang menguat. Sedangkan 90 saham lainnya tak bergerak. 

Sementara jika dilihat dari Indeks global yang sebagian besar mengalami pelemahan DOW 30 melemah 0.36%, disusul oleh Nasdaq melemah 0.57%, diperkirakan Indeks Harga Saham Gabungan hari ini masih akan terjadi pelemahan, karena nilai tukar rupiah yang anjlok yang menjadi sentimen negative untuk para investor.

BERITA EKONOMI

Tunda 43% Proyek 35 Ribu MW, RI Tekan Impor Rp 149 T

https://www.cnbcindonesia.com/news/20180904192001-4-31734/tunda-43-proyek-35-ribu-mw-ri-tekan-impor-rp-149-t

Opini Riset HIMA AE

Pada penutupan pasar sore hari kemarin, dolar tercatat sudah tembus Rp 14.930. Presiden Joko Widodo akhirnya memutuskan untuk mengorbankan hampir separuh megaproyek 35 ribu megawatt (MW) demi menyelamatkan rupiah. Kemudian, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto menegaskan Indonesia akan membatasi atau menyetop sementara impor mobil mewah berkapasitas mesin di atas 3.000 cc. Hal itu senada juga dikatakan oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Hal itu dilakukan sebagai langkah Indonesia menahan derasnya laju impor yang membuat neraca perdagangan defisit, di mana kemudian memperlebar jurang defisit neraca transaksi berjalan dan melemahkan rupiah.

Pemerintah juga akhirnya menetapkan 500 barang konsumsi yang akan ditahan impornya melalui kenaikan pajak penghasilan (PPh) Pasal 22. Nilai tukar yang melemah juga bisa berdampak signifikan ke industri property. Dampak negatif tersebut pada akhirnya bisa membuat pertumbuhan kredit properti melambat. Namun berikut industri-industri yang diuntungkan atas pelemahan rupiah, yaitu industri lemak dan minyak nabati, industri kulit, industri elektronik, industri mineral nonlogam, industri logam, industri tekstil dan pakaian jadi, industri kimia karet, serta industri kertas dan olahan kayu.

REKOMENDASI SAHAM

Selasa, 04 September 2018 Bukit Asam Tbk. (PTBA) di tutup melemah sebesar -2,44%. Jika dilihat dari indikator RSI, saham PTBA sudah berada di daerah oversold nya .Dilihat dari analisa teknikal PTBA akan mengalami penguatan.

Rekomendasi    : Buy if breakout 4100

Target Price I      : 4660

Target Price II    : 4870

Cut Loss               : 3900

DISCLAIMER ON

Create By: Research Hima AE
Khotimah
Dwi Saputri
Cindy Alicia
Hari Setiawan
M. Yusuf Alfikri
M. Fauzan Arlan
Putri Devy Andriyani
Ahmad Ali Ramadhan
Bella Ainun Gustiandin

Post by:

Witaningsih

Bela Indah Rahayu

2 thoughts on “MENTARI PAGI EDISI 405, RABU 05 SEPTEMBER 2018

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *