Mentari Pagi Edisi 360, Selasa 13 Maret 2018

REVIEW IHSG

Senin, 12 Maret 2018 kemarin IHSG ditutup dilevel 6500.687 menguat 1,05% atau naik 67,365 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan pembelian bersih sebanyak 111.03 B.  Hampir semua sektor menguat diantaranya sektor keuangan, industry dasar, infrastruktur, property, penjualan, aneka industry, konsumsi, dan pertambangan (2,43%), satu sektor lainnya melemah yaitu sektor pertanian (0,28%).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan melemah.

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

12 MARET 2018

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Laba Bukit Asam melaju 123% terkerek harga jual batubara

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kinerja PT Bukit Asam Tbk (PTBA) makin membara di tahun 2017. Pendapatan emiten batubara pelat merah ini naik 38,48% year on year (yoy) menjadi Rp 19,47 triliun. Beriringan, laba bersih PTBA melonjak 123,13% yoy menjadi Rp 4,48 triliun.

Tahun 2016, Bukit Asam mencatatkan pendapatan dan laba masing-masing Rp 14,05 triliun dan Rp 2,01 triliun. Dalam siaran pers, Senin (12/3), Suherman, Sekretaris Perusahaan PTBA mengungkapkan, kenaikan pendapatan diperoleh dari strategi perusahaan untuk menjual batubara low to medium calorie.

Opini kami :

Melonjaknya laba PTBA sebesar 123% bisa menjadi sentimen positif ditengah sentiment negatif yang menerpa PTBA mengenai kebijakan DMO (Domestic market Obligation) yaitu dengan menetapkan harga batubara untuk pembangkit listrik dengan harga fixed US$ 70 per ton. Hal ini bisa menekan kinerja perusahaan meskipun tidak signifikan, PTBA menyisihkan 25% dari produksi batubaranya yang dijual di dalam negeri.

Kimia Farma siapkan ekspansi di dalam dan luar negeri

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Setelah mengakuisisi 60% saham Dawaa Medical Limited Company, PT Kimia Farma Tbk (KAEF) berniat semakin melebarkan sayap usahanya di Arab Saudi. Emiten farmasi ini berencana membuka pabrik produksi obat di Arab Saudi.

“Kami ditawari oleh pihak Dawaa untuk membuka pabrik di sana. Mereka bahkan sudah menyediakan lahan untuk pabrik obat itu nantinya,” ujar Direktur Utama KAEF Honesti Basyir di Jakarta, Senin (12/3).

Opini kami :

Ditengah sentiment negatif yang menerpa emiten farmasi akibat nilai kurs rupiah yang melemah, ekspansi yang dilakukan KAEF menjadi sentimen positif. Strategi yang di terapkan KAEF juga dinilai cukup ampuh dalam menghadapi pelemahan nilai kurs rupiah dengan membuat kesepakatan kurs dengan para agen yang memasok bahan baku dan juga meningkatkan volume pembelian bahan baku.

REKOMENDASI SAHAM

Vale Indonesia Tbk. (INCO) Pada perdagangan kemarin ditutup menguat 6.4% saat ini INCO secara teknikal berada diarea demad, dan pada saat harga opening saham INCO kemarin mengalami gap up yang cukup tinggi hal itu menandakan pasar yang cukup optimis terhadap harga, jika dilihat dari indikator MACD saham INCO juga mengalami oversould.

Rekomendasi : Buy
Target : TP 1 3480 TPII 3890
Stop loss : If Break down 2920

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *