Mentari Pagi Edisi 350 Selasa, 27 februari 2018

REVIEW IHSG

Senin, 26 Februari 2018 kemarin IHSG ditutup dilevel 6554,673 melemah 0,98% atau turun 65,131 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 741,88 B. Hampir semua sektor melemah diantaranya sektor infrastrukur, property, penjualan, pertambangan, aneka industry, konsumsi dan sektor keuangan (1.66%), 2 sektor lainnya menguat yaitu sektor  industry dasar dan pertanian (0,66%).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan menguat.

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

26 FEBRUARI 2018

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Harga CPO Terkerek Kenaikan Harga Minyak Kedelai

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Penguatan harga minyak kedelai membawa sentimen positif pada pergerakan harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Tren positif pergerakan harga CPO diperkirakan mampu bertahan pada awal pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Senin (26/2) pukul 15.00 WIB, harga CPO kontrak pengiriman Mei 2018 di Malaysia Derivatives Exchange naik 1,19% ke level RM 2.553 per metrik ton. Dibandingkan pekan sebelumnya, harganya sudah naik sekitar 1,51%.

Opini kami:

Penguatan harga minyak kedelai tentu menjadi sentiment postitif bagi harga CPO. Sejalan dengan itu  bahwa produksi minyak sawit Malaysia untuk periode 1-20 Februari 2018 turun sebesar 22,6% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya, juga turut menopang harga CPO.

Emiten Ritel Perkakas Rumah Tangga Akan Hadapi Sejumlah Tantangan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Peningkatan konsumsi rumah tangga seiring bertumbuhnya ekonomi Indonesia merupakan momentum yang dinanti-nantikan emiten sektor ritel perkakas rumah tangga pada tahun ini. Inovasi dan perluasan pangsa pasar pun menjadi strategi untuk menyambut peluang. Meski begitu, ada sejumlah tantangan yang masih membayangi sektor ini.

Pertama, tantangan dari nilai tukar rupiah. Besarnya pasokan barang impor pada sektor ini membuat volatilitas rupiah bisa menjadi ancaman. Sejak awal Februari, rupiah terus terdepresiasi hingga nyaris menyentuh level 13.700 per dollar AS. Sentimen utama berasal dari hampir pastinya kenaikan suku Bungan acuan The Fed pada Maret mendatang.

Opini kami:

Tantangan yang dihadapi ACES seperti kestabilan nilai rupiah yang memang sebagian besar barang yang dijual merupakan barang impor. Namun melihat prospek penjualan di daerah luar pulau jawa masih tinggi hal ini tercermin dari rata-rata pertumbuhan penjualan per toko atau same store sales growth (SSSG) tertinggi di luar Jawa, yakni sebesar 14,8% pada akhir kuartal III-2017. Hal tersebutlah yang  bisa menopang kinerja perusahaan dengan membuka gerai baru di luar Jawa.

REKOMENDASI SAHAM

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *