Mentari Pagi Edisi 345 Selasa 20 Februari 2018

REVIEW IHSG

Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada Senin (19/02) ditutup menembus rekor tertinggi baru ke posisi 6.689,29 poin atau 1,48% menjadi 6.689,28.

Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 19,33 poin (1,74%) menjadi 1.128,24.

Investor asing membukukan beli bersih atau foreign net buy sebesar Rp419,666 miliar.
Sementara itu tercatat frekuensi perdagangan sebanyak 384.811 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 12,009 miliar lembar saham senilai Rp7,798 triliun. Sebanyak 263 saham naik, 111 saham menurun, dan 107 saham tidak bergerak nilainya atau stagnan.

Indeks bursa Nikkei naik 428,96 poin (1,97%) ke 22.149,21, indeks Hang Seng menguat 599,83 poin (1,97%) ke 30.115,43 dan Straits Times menguat 42,45 poin (1,26%) ke posisi 3.486,41.

 Hari ini IHSG diproyeksikan akan mengalami koreksi.

 TOTAL TRANSAKSI

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Prospek Bukit Asam Mengungguli BUMI

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) boleh jadi pemenang dari segi potensi cadangan batubara. Namun, belum tentu semua cadangan batubara tersebut bisa langsung terjual. Jika mengacu pada hal ini, justru PT Bukit Asam Tbk (PTBA) yang paling prospektif, mengingat emiten pelat merah itu memiliki cadangan terbukti paling besar di antara emiten sejenis.

Opini :

Dari data yang kami peroleh, PTBA memiliki cadangan 11,5 miliar ton atau setara sekitar US$ 1,03 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar 3,33 miliar merupakan cadangan terbukti. Hal ini mengungguli BUmI yaitu hanya sebesar 2,4 miliar yang menjadi cadangan terbukti.  Dan dilihat dari fundamental PTBA masih dikatakan murah.

BUMI masih pemegang cadangan batubara terbesar

Jumlah cadangan batubara menjadi salah satu ukuran prospek bisnis emiten batubara. Mengacu data masing-masing perusahaan, PT Bumi Resources Tbk masih menjadi yang terbesar dari sisi total cadangan batubara saat ini. BUMI memiliki total cadangan sekitar 14 miliar ton batubara atau senilai US$ 1,3 triliun jika menggunakan asumsi harga batubara US$ 90 per ton. Sebesar 2,4 miliar ton merupakan cadangan terbukti yang siap jual.

Opini :

Dari analisa yang kami peroleh emiten ini memiliki prospek yang baik dengan total cadangan 14 miliar ton batubara. BUMI masih kalah dalam hal cadangan terbukti milik PTBA sebesar 3,3 miliar ton. Namun yang menjadi perhatian adalah cadangan perusahaan dengan posisi utangnya. Pinjaman jangka panjang BUMI kuartal III-2017 tercatat US$ 1,68 miliar.

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *