Mentari Pagi Edisi 305, Senin 4 Desember 2017

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (30/11) melemah drastis sebesar 1,80% di level 5.952,13 (-109.229).

Adapun sektor yang melemah adalah Sektor industri dasar yang turun 2,04%, konsumsi turun 3,19%, properti turun 0,45%, infrastruktur turun 1,33%, keuangan turun 1,72%, perdagangan turun 0,48%, manufaktur turun 3,01%, dan aneka industri turun 3,53%. Sedangkan sektor yang menguat adalah Sektor agri yang naik 0,38%, tambang naik 0,45%.

Pada perdagangan hari ini, IHSG diprediksi menguat. Hal itu dikarenakan pergerakan IHSG yang melemah signifikan sampai turun di bawah level psikologis membuat IHSG hari ini  akan mengalami rebound.

TOTAL TRANSAKSI

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Wow, laba bersih BUMI masih melesat

Pendapatan PT Bumi Resources Tbk (BUMI) mengalami penurunan. Beruntung, kinerja dari entitas bisnis perusahaan mencatatkan kinerja yang moncer sehingga BUMI masih mampu mencatat laba bersih yang positif.

Opini :

Laba BUMI terkerek setelah perusahaan mencatatkan penghasilan lain-lain terutama bagian atas laba neto entitas asosiasi dan ventura bersama. Pada pos keuangan tersebut, BUMI mencatat penghasilan US$ 204,37 juta, melesat 600% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 29,06 juta. Namun BUMI hingga kuartal III-2017 mencatat penurunan pendapatan 4% menjadi US$ 17,37 juta dari sebelumnya US$ 18,07 juta. Namun, beban pokoknya mencapai US$ 30,19 juta. Bukan hanya lebih besar dari pendapatan, tapi beban pokok ini juga mengalami kenaikan 44% dari sebelumnya US$ 20,89 juta. Alhasil, BUMI mencatat rugi usaha sebesar US$ 12,83 juta. Angka ini melesat 354% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, US$ 2,82 juta. Dan juga produksi Bumi Resources hingga kuartal III-2017 tercatat 62,1 juta ton, turun sekitar 0,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, 62,7 juta ton. Dari data tersebut kinerja dari BUMI patut di perhatikan apalagi pergerakan harga sahamnya.

Ekonomi Digital Harus Bermanfaat untuk Perekonomian Nasional

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengatakan, pertumbuhan ekonomi digital harus memberikan dampak positif pada perekonomian di Indonesia. Ia berharap, aturan perpajakan untuk ekonomi digital yang tengah disiapkan pemerintah bisa menciptakan tingkat persaingan usaha yang setara.

Opini :

Pemerintah saat ini menginginkan e-commerce juga memiliki kewajiban untuk membayar pajak. Oleh karena itu perlu adanya ketegasan pemerintah dalam menyikapinya. Masih banyak cara untuk menumbuhkan perekonomian Indonesia melalui e-commerce. Pemberian pelatihan terhadap pebisnis lokal melalui teknologi saat ini agar dapat bersaing dengan pihak asing. Karena dari data yang kami peroleh bahwa masih banyak pasokan barang yang di impor ke Indonesia dan tidak dikenakan pajak penghasilan. Dan 60% dari total pasokan barang impor tersebut diambil dari Cina. Maka dari itu perlu adanya pembenahan dan peningkatan dalam produksi lokal agar dapat berguna untuk ekonomi nasional.

REKOMENDASI SAHAM

PP.Properti Tbk. ( PPRO ) pada perdagangan kemarin saham PPRO di tutup melemah jika di lihat dari trend saham PPRO masih dalam kondisi downtrend, akan tetapi ada support kuat di saham PPRO ini yaitu support kuatnya berada di harga 195,kami melihat akan terjadi pantulan di saham PPRO ini ketika testing level suportnya.

Rekomendasi buy jika gagal breakdown di level 190-195 dengan target di level 224

Stop loss di level 190 ke bawah

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *