Hubungan Analisa Teknikal dan Fundamental

Assalamu’alaikum Wr.Wb

Sebenarnya apa hubungan Analisa teknikal dan fundamental?

Banyak pertanyaan yang saya dengar yang di tanyakan oleh investor pemula,  di antara nya “lebih bagus mana sih Analisa teknikal atau fundamental?”  ada yang bilang “Analisa teknikal itu gak penting karena di ibaratkan kita meneliti bangkai yang sudah busuk” ( meneliti pergerakan harga saham yang sudah terjadi ) ada yang juga bilang “Analisa fundamental itu gak penting karena kita bakalan ketinggalan dalam momentum jual maupun beli saham” karena adanya pertanyaan pertanyaan yang seperti itu maka dari itu lah penulis terinspirasi untuk menulis artikel ini.[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 314, jum’at 15 Desember 2017

REVIEW IHSG 

Kamis, 14 Desember 2017 kemarin IHSG kembali mencetak rekor tertinggi yaitu ditutup dilevel 6113.653 menguat 0.98% atau naik 59,049 poin dari level sebelumnya, dan secara YTD telah menguat 15.42%.  Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 137.10 B.  Semua sektor menguat dan yang paling mendominasi adalah sektor industry dasar (2.94%).[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 313, Kamis 14 Desember 2017

REVIEW IHSG

Pada perdagangan kemarin (13/12) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 22,23 poin atau 0,37% ke 6.054,60.

Total volume transaksi bursa mencapai 12,57 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,57 triliun.

Tercatat tujuh sektor menguat dengan tiga sektor turun. Sektor industri dasar mencatat lonjakan hingga 2,35%. Sektor perdagangan menguat 1,42$. Sektor pertambangan pun naik tinggi hingga 1,01%. Sektor infrastruktru naik 0,43%. Sektor konstruksi naik 0,36%. Sektor manufaktur menguat 0,20% dan sektor keuangan menguat 0,10%.[...]

Baca Selengkapnya

Bagaimana Cara Memilih Reksadana Yang Baik?

Assalamu’alaikum.Wr.Wb

Sebelum menjelaskan lebih lanjut tentang bagaimana cara memilih reksadana yang baik, saya ingin mereview sedikit  tentang reksadana, reksadana merupakan wadah dana-dana dari masyarakat/investor  yang kemudian di investasikan oleh manajer investasi. Pada umumnya ada 4 jenis reksadana yang jelas ke empat reksadana tersebut berbeda beda di antaranya ada reksadana pasar uang, reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran dan reksadana saham  yang masing masing mempunyai perbedaan dan imbal hasil yang berbeda. Lalu bagaimana cara memilih reksadana yang baik sesuai dengan imbal hasil yang kita ingin kan? Hal yang pertama yang harus anda ketahui adalah tujuan investasi anda, tujuan investasi jangka pendek atau investasi jangka Panjang, kalau anda memutuskan investasi jangka Panjang alangkah baiknya anda memilih reksadana saham karena reksadana saham memiliki fluktuasi yang sangat tinggi jadi jika anda hanya berinvestasi kurang dari 1 tahun kemungkinan anda akan rugi dikarenakan fluktuasi reksadana tersebut, dan reksadana saham ini juga bisa menghasilkan return 1-3% perbulan akan tetapi bisa juga mengalami kerugian sebnyak return tersebut (1-3%) per bulan, jika anda memutuskan berinvestasi dengan tempo kurang dari 1 tahun alangkah baiknya anda memilih reksadana pasar uang karena reksadana pasar uang tersebut biasanya memberikan keuntungan yang konsisten walaupun hanya 0,65% perbulan. Jadi itu tergantung anda sendiri. Lalu bagaimana cara memilih reksadana yg baik? Pada dasarnya indikator yang harus diperhatikan dalam memilih reksadana yang baik ada 4 yaitu[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 312, Rabu 13 Desember 2017

REVIEW IHSG 

Selasa, 12 Desember 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 6032.371 menguat 0.10% atau naik 5,738 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 666.44 B.

4 sektor menguat diantaranya sektor industry dasar, infrastruktur, pertanian dan pertambangan (2,2%).  5 sektor lainnya melemah yaitu sektor konsumsi, keuangan, property, penjualan dan aneka industry  (2,14%).[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 311, Selasa 12 Desember 2017

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin kemarin (11/12) melemah tipis 4,32 poin ke level 6.026,63.

Investor asing tercatat melakukan jual bersih sebesar Rp300,45 miliar. Adapun total perdagangan efek tercatat sebanyak 9,47 miliar lembar dengan nilai transaksi sebesar Rp5,87 triliun.

Separuh lebih dari semua sektor bergerak melemah, pelemahan terbanyak terjadi pada sektor pertambangan (-1,89%) dan industri dasar & kimia (-0,91%). Sementara sektor yang mengalami penguatan paling banyak, yaitu sektor aneka industri (+1,59%) dan keuangan (+0,26%).[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 310, Senin 11 Desember 2017

REVIEW IHSG

Jumat, 8 Desember 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 6030.958 menguat 0.40% atau naik 24,123 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 59.03 B.

5 sektor menguat diantaranya keuangan, industry dasar, property, penjualan dan konsumsi  (0,9%).  4 sektor lainnya melemah yaitu sektor pertambangan, infrastruktur, pertanian dan aneka industry  (0,7%).[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 309, Jumat 8 Desember 2017

REVIEW IHSG

Pada perdagangan kemarin (7/12) IHSG ditutup melemah 0,48% ke level 6.006.

Sebanyak 117 saham menguat, 168 saham turun, 113 saham stagnan, dan 117 saham tidak ditransaksikan. Nilai transaksi di pasar reguler mecapai Rp4,24 triliun dan Rp2,07 triliun di pasar negosiasi. Total transaksi mencapai Rp6,31 triliun. Sementara itu, investor asing mencatatkan pembelian saham senilai Rp1,83 triliun dan penjualan saham senilai Rp2,72 triliun.[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 308, Kamis 7 Desember 2017

REVIEW IHSG

  

Rabu, 6 Desember 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 6035.508 menguat 0.58% atau naik 35,034 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 451.67 B.

5 sektor menguat diantaranya keuangan, industry dasar, penjualan, konsumsi dan aneka industry  (1,57%).  4 sektor lainnya melemah yaitu sektor property, pertambangan, pertanian dan infrastruktur  (0,82%).[...]

Baca Selengkapnya

Mentari Pagi Edisi 307, Rabu 6 Desember 2017

REVIEW IHSG 

Pada perdagangan hari kemarin (5/12) IHSG ditutup menguat tipis 2,28 poin atau 0,04% ke level 6.000,47. Tercatat empat sektor yang menguat, dipimpin keuangan yang naik 0,73%. Sementara sektor lainnya melemah, terutama konstruksi dan perkebunan yang tumbang masing-masing 1,65% dan 1,63%.

Sepanjang perdagangan investor mentransaksikan 9,66 miliar saham, dengan nilai perdagangan mencapai Rp 7,51 triliun. Investor asing mencatatkan pembelian bersih (net buy) di pasar reguler sebesar Rp 31,38 miliar. Sementara asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar senilai Rp 231,36 miliar.[...]

Baca Selengkapnya