Mentari Pagi Edisi 302, Selasa 28 November 2017

REVIEW IHSG

Pada perdagangan kemarin  IHSG ditutup melemah 0,04% di level 6064, dengan valuasi transaksi 6,8 T. Investor asing tercatat melakukan net buy sebanyak 245,77 M

Untuk Hari ini kami proyeksikan IHSG bergerak mixed

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Harga batubara ditopang tingginya permintaan

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sepekan terakhir, harga komoditas batubara terus menunjukkan penguatan. Tingginya permintaan dari beberapa negara importir menjadi katalis positif yang menopang penguatan harga.

Mengutip Bloomberg, pada penutupan perdagangan Jumat (27/11), harga batubara kontrak pengiriman Januari 2018 di ICE Futures menguat 1,26% ke level US$ 92,7 per metrik ton. Jika dibandingkan sepekan sebelumnya, harga sudah menguat hingga 3,06%.

Opini Kami:

Tingginya permintaan batubara memang membuat harga batubara masih dalam tren positif, bahkan sampai tahun 2040 kebutuhan batubara masih cukup tinggi. Meskipun adanya aliansi penghentian pemakaian batubara juga tidak banyak berpengaruh terhadap permintaan batubara karena aliansi ini digagas oleh negara-negara eropa yang sudah memilki program kelistrikan dengan sumber energi hijau terbarukan. Sedangkan negara adidaya seperti Rusia, Jerman, Amerika Serikat dengan nilai impor batubara yang besar tidak tergabung dalam aliansi tersebut sehingga masih bebas bertransaksi dan meningkatkan permintaanya.

Pemeringkatan Pefindo: Peringkat Korporasi Lebih Stabil

Jumlah korporasi yang mengalami rating actiong negatif dari Pefindo berupa penurunan peringkat dan penurunan outlook sepanjang tahun ini relatif sangat terbatas, menandakan sebagian besar korporasi berkinerja relatif stabil sepanjang tahun ini.

Opini :

Jumlah penurunan peringkat korporasi tahun ini sejauh ini baru 8 perusahaan. Berdasarkan catatan Bisnis, per September 2016 Pefindo tercatat telah menurunkan peringkat dari 12 korporasi, sementara sepanjang 2015 mencapai 7 perusahaan. Pada awal november Pefindo menyematkan credit watch dengan implikasi negatif pada PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk., meskipun belum menurunkan peringkatnya. Oleh karena itu hindarilah perusahaan-perusahaan yang terjadi penurunan karena masih banyak perusahaan-perusahaan yang memiliki kinerja perusahaan yang baik. Seperti saham AISA yg mendapat credit watch dengan implikasi negatif saat ini sahamnya sedang dalam trend menurun (downtrend). Ini mengindikasikan bahwa minat masyarakat untuk berinvestasi di saham AISA sedang lesu dikarenakan banyaknya berita-berita yang membuat sentimen negatif terhadap saham AISA.

REKOMENDASI SAHAM

HRUM pada perdagangan ditutup melemah 1% pada 2080. Secara teknikal HRUM berada pada area supportnya, kami perkirakan akan mengalami reboud menuju target harga 2250. SL dibawah 2040.

DISCLAIMER ON

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *