Mentari Pagi Edisi 301 jum’at 24 November 2017

REVIEW IHSG

Pada perdagangan hari Kamis (23/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 6,54 poin (0,11%) ke posisi 6.063,245.

Di pasar reguler nilai transaksi mencapai Rp4,1 triliun dan di pasar negosiasi Rp3,1 triliun. Total transaksi mencapai Rp7,33 triliun. Sementara itu Investor asing tercatat melakukan pembelian saham bersih (net foreign buy) senilai Rp775,3 miliar.

Pada perdagangan itu, tercatat sebanyak 142 saham naik, 201 saham turun, 145 saham stagnan dan 119 saham tidak ditransaksikan sama sekali.

Dari semua sektor, sektor pertambangan memimpin pelemahan 1,03%, disusul keuangan 0,40%, konsumer 0,27%, dan properti 0,26%. Sementara itu, sektor yang bertengger di zona hijau antara lain pertambangan menguat 0,51%, infrastruktur 0,47%, aneka industri 0,28%, industri dasar 0,10%, dan perkebunan 0,03%

Hari ini kemungkinan IHSG cenderung bergerak sideway

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Adhi Karya tak khawatir soal investor LRT

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) membenarkan adanya surat dari kementerian Badan Usaha Milik Negara Nomor S-665/MBU/11/2017 mengenai pembangunan prasarana kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Jabodetabek. Namun demikian, perusahaan konstruksi pelat merah ini menyatakan belum mengkhawatirkan mengenai hal tersebut.

“Suratnya kan baru usulan, sampai hari ini, PT Kereta Api Indonesia (KAI) masih berkomitmen (untuk pendanaan LRT),” kata Harris Gunawan, Direktur Keuangan ADHI kepada KONTAN, Kamis (23/11).

Sumber: Data kontan

Opini kami:

Menurut pandangan kami di karenakan ADHI karya ini membenarkan bahwa perusahannya  mendapatkan proyek dari BUMN jadi ada kemungkinan untuk saham ADHI ini menjadi sentiment positive bagi para investor.bukan hanya itu PT.Adhi Karya.Tbk.juga tidak khawatir sama sekali mengenai investor LRT yg artinya ADHI karya sangat optimis bahwa proyeknya akan berjalan lancar.

 

Bumi Resources dapat izin penambangan

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) akhirnya memperoleh izin konstruksi dan produksi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk melakukan penambangan emas. Izin tersebut diperoleh melalui anak usahanya, PT Citra Palu Minerals.

Izin tersebut esensial bagi BRMS. Dengan adanya izin tersebut, BRMS bisa mulai melakukan penambangan emas di wilayah Palu, Sulawesi Tengah. “Potensi sumber dayanya hampir 7 juta ton emas,” ujar Direktur sekaligus Investor Relations BRMS Herwin Hidayat kepada KONTAN, Kamis (23/11).

Sumber:Data kontan

Opini kami:

Dengan adanya perizinan dari kementerian energi dan sumber daya mineral untuk melakukan penambangan emas yg di berikan kepada PT Bumi Resources Minerals Tbk  hal ini akan menjadikan saham BRMS ini menjadi sentiment positive walaupun impacktersebut tidak terlalu besar namun tetap saja sentiment seperti ini pasti di lirik oleh investor dan di jadikan pertimbangan di tambah lagi  di quartal ke 3 kinerja saham BRMS ini terlihat makin membaik.

REKOMENDASI SAHAM

SMRA pada perdagangan kemarin ditutup menguat 0.5% pada harga 920. Secara teknikal SMRA membentuk Morning Doji Star yang merupakan pola pembalikan trend. Kami perkirakan SMRA akan menguat menuju Resisance Psikologi di 1000. SL 875.

DISCLAIMER ON

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

 

One thought on “Mentari Pagi Edisi 301 jum’at 24 November 2017

  1. I have checked your website and i’ve found some duplicate content,
    that’s why you don’t rank high in google’s search results, but
    there is a tool that can help you to create 100% unique content, search for; SSundee advices unlimited
    content for your blog

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *