Mentari Pagi Edisi 297,Senin 20 November 2017

REVIEW IHSG

Pada Perdagangan akhir pekan kemarin, Jumat (17/11) IHSG ditutup optimis 0,23% di level 6.051,73. Dana asing yang keluar mencapai Rp 1 triliun. Sepanjang pekan, investor asing tercatat melakukan net sell sebesar Rp 4,08 triliun.

Beberapa sektor saham mengungguli pertumbuhan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Sektor keuangan, industri dasar dan pertambangan, tumbuh di atas performa IHSG yang naik 14,25% sepanjang tahun ini.

Sektor keuangan sudah melesat 31,16% secara year to date (ytd). Sedangkan sektor industri dasar tumbuh 22,87% ytd, disusul oleh sektor tambang yang naik 14,35% ytd.

IHSG hari ini diprediksi akan cendrung menguat.

RINCIAN TRANSAKSI DI BURSA PADA JUM’AT KEMARIN

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Utang USD300 Juta dari Bank Dunia, RI Perkuat Reformasi Fiskal

Dewan Direksi Eksekutif Bank Dunia menyetujui pinjaman sebesar USD300 juta atau setara dengan Rp3,99 Triliun (Kurs rupiah Rp13.328/USD) pada tanggal 1 November 2017 yang akan membantu meningkatkan kualitas belanja pemerintah, administrasi pendapatan dan kebijakan perpajakan. Pembiayaan ini merupakan pinjaman kedua dari tiga rangkaian pinjaman untuk mendukung reformasi fiskal Indonesia.

Opini :

pinjaman Reformasi Kebijakan Pembangunan Kedua (Second Fiscal Reform Development Policy) mendukung reformasi pemerintah untuk memperbaiki pengumpulan pendapatan dengan memperluas basis pajak dan memperbaiki tingkat kepatuhan bagi pembayar pajak individu maupun perusahaan. reformasi fiskal perlu diteruskan agar Indonesia dapat memenuhi aspirasinya. Merancang dan menerapkan kebijakan perpajakan dan belanja yang efektif dapat secara langsung dan tidak langsung meningkatkan taraf hidup keluarga miskin dan rentan. Rasio pendapatan terhadap PDB Indonesia merupakan salah satu yang terendah di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Menurutnya, kesenjangan pendapatan yang ada saat ini disebabkan oleh tingkat kepatuhan yang rendah. Hal ini juga disebabkan secara sebagian oleh rancangan kebijakan pajak yang kurang optimal sehingga terbatasnya basis pajak dan sulitnya pengelolaan. Tanpa reformasi besar dalam pengumpulan pendapatan, seiring dengan terus berlanjutnya harga komoditas yang moderat, maka rasio pendapatan terhadap PDB Indonesia mungkin akan tetap berada pada tingkat yang rendah.

Benny Tjokrosaputro Kembali Lepas Saham RIMO

Benny Tjokrosaputro masih terus melakukan penjualan atas sahamnya di PT Rimo International Lestari Tbk. Berdasarkan surat manajemen emiten dengan kode saham RIMO tersebut kepada Bursa Efek Indonesia pada Kamis (16/11/2017), Benny yang merupakan pemegang saham RIMO melepas 819,78 juta saham RIMO.

Opini :

Pelepasan dilakukan dalam periode perdagangan 8-13 November 2017. Dengan penjualan tersebut, kepemilikan saham Benny di RIMO turun dari semula 39,24% menjadi 37,24%. Tidak disebutkan harga pelaksanaan dari transaksi tersebut. Yang jelas, transaksi dilakukan setelah harga saham RIMO turun drastis dari level Rp660 level kurang dari Rp200. Selama periode itu, saham RIMO beberapa kali disuspensi akibat pergerakannya yang tidak wajar. Namun dilihat dari kinerja saham masih bagus dilihat dari kembali naik seiring adanya rumor bahwa rencana pemegang saham akan membeli di atas harga pasar.

REKOMENDASI SAHAM

CPIN pada perdagangan jum’at kemarin ditutup menguat 1.7% pada harga 3050. CPIN saat ini berada pada area support setelah mengalami koreksi. Kami perkirakan resiko penururnan CPIN sudah terbatas sehingga berpeluang melanjutakan penguatan menuju target harga 3400. SL 2850.

DISCLAIMER ON

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

 

3 thoughts on “Mentari Pagi Edisi 297,Senin 20 November 2017

  1. Like!! I blog frequently and I really thank you for your content. The article has truly peaked my interest.

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *