Mentari Pagi Edisi 292, Senin 13 November 2017

REVIEW IHSG

Jumat, 10 November 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 6021.828 melemah 0.34% atau turun 20.632 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 1.21 T.

Hampir semua sektor melemah diantaranya sektor industry dasar, pertanian, petambangan, property, keuangan, infrastruktur dan aneka industry  (1,19%).  2 sektor lainnya menguat yaitu sektor  konsumsi dan aneka industry (0,65%).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan menguat.

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

10 NOVEMBER 2017

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Surplus Neraca Pembayaran Indonesia Meningkat Signifikan

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) menyebutkan, Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) triwulan III/2017 mengalami peningkatan surplus yang signifikan.

Peningkatan itu ditopang oleh penurunan defisit transaksi berjalan dan peningkatan surplus transaksi modal dan finansial. Surplus NPI triwulan III/2017 tercatat USD5,4 miliar, meningkat signifikan dibandingkan dengan surplus triwulan II/2017 sebesar USD0,7 miliar.

Surplus NPI tersebut mendorong peningkatan posisi cadangan devisa dari USD123,1 miliar

pada akhir triwulan II/2017 menjadi USD129,4 miliar pada akhir triwulan III/2017.

Opini kami:

Selain didorong oleh defisitnya transaksi berjalan peningkatan surplus NPI kali ini juga didorong oleh surplus pada transaksi modal dan finansial yang tercatat US$ 10,4 miliar, angka itu naik hampir dua kali lipat dibanding kuartal sebelumnya yang hanya sebesar US$5,8 miliar. Surplus investasi langsung pun tercatat meningkat sebesar US$ 6,8 miliar dibanding kuartal sebelumnya yang hanya US$ 4,8 miliar.

Sumber: Sindonews.com

Prospek CPO tahun depan masih mengilap

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Sepanjang tahun 2017 ini, para emiten produsen minyak kelapa sawit mencetak kinerja gemilang. Pertumbuhan pendapatan mereka meningkat drastis di kuartal ketiga ini, membuat emiten CPO berhasil membukukan pertumbuhan laba yang tak kalah tinggi.

PT PP London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP), misalnya, mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 36,6% year-on-year (yoy) selama sembulan bulan terakhir. Hal ini pun membuat laba perusahaan melonjak sampai 134,8% yoy menjadi Rp 639,5 miliar.

Opini kami:

Harga komoditas CPO tahun ini memang sedang meningkat, hal ini terlihat kinerja perusahaan yang memproduksi CPO meningkat signifikan. Permintaan CPO yang terus tumbuh meski diterpa kampanye hitam dari Eropa dan Amerika. Pasar domestik pun terus berkembang hal ini terlihat dari penggunaan biodesel Indonesia mencapai 20%. Adanya ketegangan gopolitik yang terjadi di Timur Tengah, dan juga antara Amerika dan Korea utara akan mempengaruhi harga minyak dunia, sehingga ada kemungkinan harga komoditas seperti CPO akan bergerak naik.

REKOMENDASI SAHAM

LPKR pada perdagangan Jum’at kemarin ditutup menguat 1.6% pada harga 645. Secara Teknikal LPKR saat ini berada Support kuatnya. Kami perkirakan LPKR akan mengalami rebound hingga 700. Batasi Kerugia apabila harga bergerak di bawah 620.

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Mohamad Syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

3 thoughts on “Mentari Pagi Edisi 292, Senin 13 November 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *