Mentari Pagi Edisi 288 Selasa,7 November 2017

REVIEW DAN PROYEKSI IHSG

Senin, 6 November 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 6050.823 menguat 0.19% atau naik 11.281 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 157.66 B.

6 sektor menguat diantaranya sektor keuangan, industry dasar, property, keuangan, pertanian, penjualan dan infrastruktur (1,39%).  3 sektor lainnya melemah yaitu sektor aneka industry, konsumsi dan pertambangan, (0,35%).

Kami prediksikan IHSG hari ini bergerak mixed

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

6 NOVEMBER 2017

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Membaik, Pertumbuhan Ekonomi RI Kuartal III 2017 Capai 5,06 Persen

JAKARTA, KOMPAS.com – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada kuartal III 2017 pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 5,06 persen.

Kepala BPS Kecuk Suhariyanto mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi pada kuartal III 2017 mengalami pertumbuhan dari kuartal I dan kuartal II 2017 sebesar 5,01 persen.

Opini Kami:

Membaiknya pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III 2017 dipengaruhi oleh harga komoditas yang semakin membaik terutama CPO dan batuara yang menjadi andalan Indonesia dalam sektor industri nonmigas. Hal ini terlihat dengan sektor industri nonmigas yang memberikan kontribusi terbesar yaitu 17,76% atau tumbuh 5,49% yang berarti pertumbuhan tersebut diatas pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan investasi yang meningkat baik investasi bangunan dan investasi nonbangunan yang didukunng dengan percepatan reformasi struktural untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif.

Chandra Asri kantongi restu stock split 1:5

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Chandra Asri Petrochemical (TPIA) mengantongi restu dari pemegang saham untuk memecah nilai saham alias stock split. Persetujuan diperoleh dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Senin (6/11).

Opini kami:

Stock split yang dilakukan oleh TPIA akan menarik bila dilihat dari kinerja perusahaan yang sangat positif di tahun lalu yang berhasil meraup laba bersih sebesar US$300,1 juta atau melonjak 1043 % dari tahun sebelumnya. Selain itu TPIA juga aktif mempersiapkan rencana ekspansi, untuk itu TPIA menyiapkan modal tahun ini sebesar US$ 150 juta dan untuk tahun depan sebesar US$ 240 juta. Ekspansi yang dilakukan TPIA diantaranya rencana membangun pabrik polythlene dan pabrik butadeine nya serta akan membangun 2 pabrik baru untuk memproduksi  methyl tertiary butyl ether(MTBE) dan  butene-1. Namun yang perlu diperhatikan adalah kinerja harga minyak dunia karena TPIA masih berkutat dengan impor minyak sebagai bahan baku naftan yang menguras hingga 67% beban pokok penjualan.

REKOMENDASI SAHAM

ERAA pada perdagangan kemarin ditutup menguat 4.5% di harga 820. Secara teknikal ERAA masih berada pada fase uptrend JULI 2017, setelah mengalami koreksi dan tertahan di MA 50. Kami proyeksikan ERAA akan kembali melanjutkan Uptrendnya dengan menuju target resistance sebelumnya di 910. Batasi kerugian apabila harga bergerak dibawah 770.

Rekomendasi BUY  TP 910

SL 770.

5 thoughts on “Mentari Pagi Edisi 288 Selasa,7 November 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *