Mentari Pagi Edisi 279 Rabu, 25 Oktober 2017

REVIEW IHSG

Pada perdangan kemarin (24/10) Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,03% atau 2,05 poin di level 5.952,08, level tertinggi sepanjang masa. Bahkan, IHSG sempat menyentuh level 5.974,20 pada pukul 15.29 WIB.

Investor asing mencatatkan penjualan bersih mencapai Rp 76,16 miliar. Aksi jual sebanyak 725,80 juta lembar saham senilai sekitar Rp2,19 triliun. Adapun aksi beli investor asing tercatat mencapai 690,10 lembar saham senilai sekitar Rp2,12 triliun.

Total nilai transaksi yang terjadi di lantai bursa mencapai Rp6,47 triliun dengan volume perdagangan tercatat sekitar 10,96 miliar lembar saham.

Dari 563 saham yang diperdagangkan, sebanyak 167 saham menguat, 168 saham melemah, dan 228 saham stagnan.

Diprediksikan IHSG hari ini menyentuh level 6000 sampai dengan 6200. Hal itu lantaran beberapa katalis positif yang mungkin bisa mendorong IHSG. Seperti laporan keuangan emiten kuartal III yang menunjukkan performa cukup positif dan kondisi beberapa emiten yang baik seperti konstruksi yang saat ini masih memiliki P/E di bawah 10.

RINCIAN TRANSAKSI

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Jual Seluruh Saham, Mitsubishi Resmi Hengkang dari MEDC

Bisnis.com – Setelah satu dekade menjalin kerja sama, Mitsubishi Corporation kini resmi hengkang dari PT Medco Energi Internasional Tbk. Perusahaan asal Jepang itu akhirnya melepas sisa saham yang dimiliki ke PT Medco Daya Abadi Lestari. Pada keterbukaan infomasi yang dipublikasikan, Senin (23/10/2017), Corporate Secretary Medco Energi Internasional (MEDC) Siendy K. Wisandana mengungkapkan pada 18 Oktober 2017, Mitsubishi Corporation telah menjual saham sebanyak 1,33 miliar lembar dengan harga Rp411 per lembar saham.

Opini :

Melihat dari hengkangnya Mitsubishi dari MEDC dan mengakuisisi saham perusahaan MacMahon yang berasal dari Australia, besar kemungkinan MEDC ingin lebih mengekspansi di lini pertambangan. Hal ini untuk antisipasi terhadap fluktuasi harga minyak mentah. Perjanjian dari akuisisi tersebut yaitu MAH akan membeli peralatan bergerak AMNT dan menyediakan jasa penambangan kontrak untuk tambang Batu Hijau milik AMNT. Hal ini sangat menguntungkan bagi MEDC demi ekspansi di pertambangan khususnya Batu Hijau.

Menkeu pantau kemungkinan pergantian pimpinan The Fed

ANTARA News – Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan memantau kemungkinan pergantian pimpinan Bank Sentral AS (The Federal Reserve) yang dapat berdampak pada perkembangan sektor keuangan dan perekonomian global secara keseluruhan. “Tentunya kita akan melihat siapa yang akan terpilih dan bagaimana arah kebijakannya,” kata Sri Mulyani saat ditemui di Gedung Dhanapala, Jakarta, Selasa.

Opini :

Pergantian pimpinan The Fed bisa memengaruhi kondisi perekonomian global meski kebijakan moneter yang diambil akan tergantung pada data perekonomian AS terbaru, terutama data pergerakan harga dan tingkat pengangguran. Saat ini perhatian ekonomi dunia  adalah mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan dan normalisasi neraca keuangan (balance sheet) the Fed. Selain itu di tambah lagi pergantian pimpinan The Fed akan membuat perekonomian dunia bergejolak khususnya sampai tahun 2018 mendatang.

REKOMENDASI SAHAM

PPRO pada perdagangan kemarin ditutup menguat 7.8% di harga 220. Pada perdagangan kemarin PPRO berhasil breakout dari pola triangle disertai dengan volume yang meningkat signifikan sehingga berpeluang melanjutkan kenaikannya menuju target harga 250.

Rekomendasi BUY TP 250 SL dibawah 210.

DISCLAIMER ON

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi
Ahmad Ali Ramadhan
Muhamad syarifudin
Agung Kurniawan
Aditya Widianto
Mila septrya
Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *