Mentari Pagi Edisi 269, Senin 9 Oktober 2017

REVIEW IHSG

Jumat, 6 Oktober 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 5905.378 menguat 0.06% atau naik  3.472 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 1.22 T.

4 sektor menguat diantaranya sektor industry dasar, keuangan, aneka industry, dan  pertambangan (0,91%). 5 sektor lainnya melemah yaitu sektor infrastruktur, pertanian, konsumsi, property dan penjualan (0,35%).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan menguat.

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

6 OKTOBER 2017

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Permintaan batubara tengah meningkat

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Setelah menyentuh level tertingginya sejak 2013, harga batubara terkoreksi akibat aksi ambil untung investor. Namun kenaikan permintaan di musim dingin diprediksi akan kembali mengangkat harga batubara.

Harga batubara pengiriman Januari 2018 di ICE Futures Europe senilai US$ 95,20, turun 0,26% dibandingkan dengan hari sebelumnya. Namun selama sepekan, harga naik 2,31%. Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang dirilis belakangan cenderung membaik. Tingkat pengangguran AS di September turun jadi 4,2% dari sebelumnya 4,4%

Opini Kami:

Harga batubara yang tengah meningkat akan menimbulkan sentimen postif bagi investor terhadap emiten batubara. Harga yang tengah meningkat akan mendongkrak kinerja emiten batu baru terlebih lagi permintaan batubara di Asia juga ikut meningkat.

Saham properti kebanjiran sentimen positif

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Wacana pelonggaran aturan pembelian properti oleh warga negara asing (WNA) jelas jadi angin segar bagi saham properti yang belakangan ini sedang terpuruk lantaran pelemahan daya beli konsumen. Namun, hal ini bukan satu-satunya sentimen positif yang menerpa saham emiten properti.

Opini Kami:

Ketika BI menurunkan BI rate menjadi 4,25 %, sektor properti menjadi salah satu yang mendapat sentimen positif dari kebijakan tersebut, karena bank akan cenderung menurunkan suku bunga kredit nya. Dengan adanya wacana pelonggaran aturan pembelian properti oleh WNA akan mendongkrak daya beli konsumen yang sedang terpuruk.

REKOMENDASI SAHAM

Trend Jangka panjang panjang ADRO dalam kondisi Bullish, saat ini ADRO berhasil Breakout dari Counter Trend line sehingga berpeluang melanjutkan Trend Buliishnya, untuk jangka pendek target harganya hingga 2000.

Rekomendasi Buy TP 2000

SL dibawah 1745

Create By : Research of Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi

Ahmad Ali Ramadhan

Mohamad Syarifudin

 Agung Kurniawan

Aditya Widianto

Mila septrya

Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *