Mentari Pagi Edisi 260,Selasa 26 September 2017

REVIEW IHSG

Pada perdagangan kemarin Senin (25/9/17), Indeks Harga Saham Gabungan ditutup turun 17,09 poin atau 0,29% ke level 5.894.61. Volume transaksi mencapai 7,531 miliar. Investor asing masih mencatatkan net sell Rp 154,23 miliar.

Pada perdaganagan kemarin, volume perdagangan cenderung moderat. Adapun saham penekan IHSG berasal dari sektor pertambangan yang turun sebesar 1,39%.

Sentimen global berasal dari bursa saham Eropa yang bergerak terkonsolidasi. Selain itu, pelaku pasar juga menantikan pertemuan FOMC di Amerika Serikat dan hasil pertemuan European Central Bank (ECB) di Eropa.

Terlihat pada hasil teknikal diatas menyebutkan IHSG mengalami koreksi. Namun Koreksi IHSG itu terbilang wajar, setelah penguatan di akhir pekan yang mencapai level tertinggi tahun ini.

Kami proyeksikan IHSG hari ini akan bergerak mixed cenderung tertekan karena indikator Stochastic dead cross tepat pada area jenuh beli. IHSG akan bergerak di level support 5.870 dan resistance 5.900.

RINCIAN TRANSAKSI PADA PERDAGANGAN KEMARIN

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Pertemuan Menteri Transportasi, Pemerintah Berharap bisa Tarik Minat Investasi Rp 40 Triliun
KOMPAS.com – Pemerintah berharap bisa menarik investasi sebesar Rp 30 triliun-Rp 40 triliun dalam acara pertemuan Menteri Transportasi Asia-Eropa ke-4 (The 4th Asia-Europe Meeting- Transport Minister Meeting/ASEM-TMM) pada 26-28 September 2017 yang digelar di Bali.

Opini :

Percepatan infrastruktur perlu adanya dana dari pihak swasta agar Utang Negara tetap di ambang baik. Bayangkan utang pemerintah terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) masih di bawah 30 persen. Utang pemerintah pusat hingga akhir Agustus 2017 sebesar Rp 3.825,79 triliun. Utang tersebut meningkat Rp 45,81 triliun dari bulan sebelumnya. Dari data di atas maka dapat dipungkiri bahwa hal ini tidak dapat berjalan tanpa adanya investor swasta dalam pendanaan infrastruktur khususnya permasalahan transportasi.

Unilever Beli Saham Produsen Kosmetik Korsel US$2,7 Miliar

Bisnis.com – Raksasa penghasil barang-barang konsumen, Unilever, setuju untuk membeli mayoritas saham produsen kosmetik asal Korea Selatan senilai 2,27 miliar euro (US$2,7 miliar) dari Goldman Sachs Group Inc. dan Bain Capital Private Equity.

Opini :

Sentimen pasar akan naik dengan adanya berita Unilever yang ingin mengakuisisi daham produsen kosmetik asal Korea Selatan. Dua hal yang perlu dicermati yaitu dengan mengakuisisi saham kosmetik terlebih di Korsel adalah sebagai pengguna kosmetik terbesar ke-4 adalah menjadi solusi dalam memperluas segmen pasar. Dan hal ini dapat memicu naiknya harga saham Unilever di bursa karena sentimen pasar yang positif dari berita ini.

REKOMENDASI SAHAM

Bank Rakyat Indonesia.Tbk ( BBRI ) pada perdagangan kemarin di tutup menguat dengan penguatan yg cukup tinggi,saham BBRI ini pada perdagangan kemarin selain menguat juga mampu breakout dari resistance nya di harga 15500,indikator MACD juga mengalami goldencross dan bernilai positive,saham BBRI ini cocok untuk swingtrading,karena kami proyeksikan akan memulain uptrendnya setelah beberapa lama mengalami konsolidasi.

Rekomendasi buy di kisaran harga 15000-15675

batasi resiko jika harga bergerak di 15500 maksimal proteksi di harga 14550

3 thoughts on “Mentari Pagi Edisi 260,Selasa 26 September 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *