Mentari Pagi Edisi 257 Rabu 20 September 2017

REVIEW IHSG

Selasa, 19 September 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 5901.326 menguat 0.28% atau naik 16.715 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 229.80 M.

5 sektor menguat diantaranya sektor property, keuangan, penjualan, aneka industry  dan pertambangan (1,31%).   4 sektor lainnya melemah diantaranya sektor infrastruktur , konsumsi, pertanian, dan industry dasar (0,33).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan lanjut menguat.

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

19 SEPTEMBER 2017

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Target Dividen BUMN di 2018 Naik Jadi Rp 44,7 Triliun

Jakarta – Dalam Rancangan APBN 2018, pemerintah menetapkan target penerimaan negara atas laba BUMN atau dividen Rp 43,7 triliun. Angka tersebut meningkat 11% target 2017 sebesar Rp 41 triliun. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara, selaku ketua tim dari pihak pemerintah menawarkan kenaikan Rp 1 triliun menjadi Rp 44,7 triliun pada tahun 2018. Tawaran tersebut akhirnya disetujui oleh Banggar.
Opini Kami:

Kenaikan dividen BUMN menjadi Rp. 44,7 T dirasa masih rasional, jika dilihat dari BUMN yang melantai di Bursa memiliki kinerja yang sangat baik seperti pada sektor perbankan, telekomunikasi dan kontruksi. Hal ini bisa menjadi sentimen positif karena kami menilai BUMN memiliki peranan penting dalam mendukung pertumbuhan indonesia, karena secara tidak langsung menjadi alat pemerintah untuk menata kebijakan perekonomian di Indonesia dengan kontribusi nya dalam pemabayaran dividen BUMN dan pajak yang disetorkan.

Sumber : Detik

 

Daya beli lemah, emiten ritel mengatur siasat

KONTAN.CO.ID – Sektor ritel modern terus memutar otak agar bisnis bisa berjalan optimal. Daya beli masyarakat yang rendah, masih menjadi momok sektor ini. Tak ayal bila kebanyakan emiten sektor ini cukup tertekan. Siasat pun diatur untuk menebalkan bottom linekinerja emiten.

Salah satu cara yang ditempuh emiten yakni dengan menutup toko-toko yang tidak produktif. Misalnya saja, seperti yang dilakukan PT Matahari Department Store Tbk (LPPF)dengan menutup dua gerai di Pasaraya Manggarai dan Blok M akhir bulan ini. Manajemen memilih fokus pada gerai yang memberi kontribusi positif.

 

Opini kami :

Berubahnya pola konsumsi dimasyarakat seperti berbelanja secara online dan kecenderungan masyarakat berbelanja di minimarket menbuat emiten ritel tertekan dan mau tidak mau emiten ritel harus mengikuti perubahan yang ada. Seperti yang dilakukan LPPF dengan menutup 2 gerai yang dianggap tidak produktif serta RALS menutup 8 gerai berformat supermarket dan menggantinya dengan departement store. Ada juga Alfamart (AMRT) dan Indomart (DNET) yang membuka fitur berbelanja online serta HERO yang sudah membuka 2 Giant Mart yang berkonsep minimarket. Perubahan – perubahan yang dilakukan emiten ritel tersebut diharapkan akan membuat kinerja emiten yang lebih baik.

REKOMENDASI SAHAM

Sentul City.Tbk ( BKSL ) pada perdagangan kemarin testing resistance di level 156 namun tidak berhasil breakout,hari ini kami prediksikan BKSL mampu breakout dari resitance nya.

 

Rekomendasi:Buy if break 156

Batasi resiko jika harga bergerak di bawah 156

 

 

Create By : Research of HIMA AE

Jati Akbar Bahrul Kholbi

Ahmad Ali Ramadhan

Mohamad Syarifudin

Agung Kurniawan

Aditya Widianto

Mila septrya

Euis Herlina

 

2 thoughts on “Mentari Pagi Edisi 257 Rabu 20 September 2017

  1. Mannabase a new Cryptocurrency is actually giving away FREE coins every week to new users. The best part is they are a Humanitarian organisation set to be bigger than Bitcoin. This could be the Biggest Free Investment you ever make. If you have 5 Minutes spare read the Whitepaper these Guys are something else. http://bit.ly/-FreeCryptocurrency

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *