Mentari Pagi Edisi 256 Selasa,19 September 2017

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,21 % di level 5.884,61 pada Senin (18/9). Investor asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) di seluruh pasar sebesar Rp 280,44 miliar. Dengan demikian, sepanjang tahun ini keluarnya dana asing mencapai Rp 7,97 triliun.

Sentimen positif berasal dari penguatan sektor pertambangan dan properti. Emiten yang mendorong pergerakan dari sektor tersebut adalah PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA) dengan penguatan 7,79% dan PT PP Tbk (PTPP) yang menguat 5,53%.

Stabilitas fundamental makroekonomi dalam negeri yang inklusif dan berkesinambungan dan mulai meredanya tensi geopolitik merupakan faktor penyebab penguatan IHSG. Selain itu surplus neraca perdagangan merupakan salah satu katalis positif bagi pergerakan IHSG.

Diproyeksikan ada indikasi proyeksi koreksi sehat pada pergerakan IHSG hari ini Selasa (19/9) di level support 5.840 dan resistance 5.907.

RINCIAN TRANSAKSI DI BURSA PADA PERDAGANGAN KEMARIN

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Due Dilligence Pemerintah dan Freeport soal Divestasi Selesai dalam Tiga Bulan

Metrotvnews.com – Pemerintah menargetkan due diligence dengan PT Freeport Indonesia terkait dengan perhitungan besaran divestasi saham ditargetkan selesai tiga bulan mendatang.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Fajar Harry Sampurno menjelaskan, due diligence dilakukan karena membahas soal mekanisme divestasi seperti skema pembayarannya dan berapa besaran divestasi serta kondisi keuangan dari perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu saat ini. Setelah due diligence selesai divestasi akan segera dilakukan.

Opini :

Dalam pandangan kami bahwa pemerintah telah mengambil langkah terbaik dalam penanganan PT Freeport Indonesia ini. Tinggal bagaimana ketegasan dari pemerintah untuk mempercepat proses divestasinya. Satu hal yang bisa menjadi faktor penghambat adalah ketidak tersediaannya modal untuk bisa menguasai 51 persen saham Freeport. Salah satu cara yang paling masuk akal adalah mendapatkan pendanaannya dengan IPO di Bursa. Namun hal yang menjadi masalah adalah sebagian besar investor di pasar modal berasal dari pihak asing.

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia Berpotensi Tetap Terjaga

Sindonews.com – Chief Economics Skha Institute for Global Competitiveness (SIGC) Eric Sugandi menyatakan, surplus neraca perdagangan hingga akhir tahun akan berada di kisaran USD10-13 miliar. Hal ini mengingat neraca perdagangan Indonesia dalam beberapa bulan mencatatatkan surplus besar.

Opini :

Surplus Neraca Perdagangan Indonesia bisa menjadi tolak ukur pemerintah untuk menentukan kebijakannya ke depan. Karena sejak tahun 2013 surplus kali ini tertinggi yaitu sperti bulan Agustus mencapai USD 1,72 Miliar. Hal ini dikarenakan kenaikan harga komoditas terutama nonmigas yang harganya berangsur pulih di pasar dunia. Namun harga komoditas tidak selalu mengalami kenaikan oleh karena itu pemerintah harus mencari jalan lain untuk mensiasatinya agar Neraca Perdagangan akan tetap terjaga.

REKOMENDASI SAHAM

PT.Alam Sutra Realty.Tbk ( ASRI ) yg bergerak di sektor property ini pada perdagangan kemarin di tutup menguat hingga 10% setelah berhasil break dari level resitance nya di harga 374,untuk hari ini kami proyeksikan ASRI masih akan menguat karna dilihat dari analisa teknikal indikator MACD mengalami golden cross dan juga pada perdagangan kemarin ASRI di tutup breakout dari resistance nya dengan volume yg tinggi.

Rekomendasi: buy, batasi resiko jika harga bergerak di level 398

DISCLAIMER ON

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kholbi

Ahmad Ali Ramadhan

Muhamad syarifudin

Agung Kurniawan

Aditya Widianto

Mila septrya

Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *