Mentari Pagi Edisi 255 Senin 18 September 2017

REVIEW IHSG

Jumat, 15 September 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 5872.392 menguat 0.35% atau naik 20.390 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 682.13 M.

5 sektor menguat diantaranya sektor infrastruktur, property, keuangan, penjualan, dan industry dasar (2,82%). 4 sektor lainnya melemah diantaranya sektor pertambangan, konsumsi, aneka industry dan pertanian (2,16%).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan lanjut menguat.

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

15 SEPTEMBER 2017

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

SMGR akan merampungkan tiga akuisisi perusahaan

KONTAN.CO.ID – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) akan segera merampungkan akuisisi tiga perusahaan. Salah satunya adalah perusahaan semen di Bangladesh.

Perusahaan ini akan memenuhi kebutuhan semen di pasar Bangladesh. Tapi, bahan baku yang diperlukan untuk memproduksi semen akan didatangkan dari Indonesia.

Selain itu, SMGR juga akan mengakuisisi dua perusahaan produsen material bangunan domestik di tahun ini.

Opini Kami:

Dengan SMGR mengakuisisi perusahaan semen di Bangladesh akan memberikan sentimen positif. Seperti yang kita tahu ketat nya persaingan pasar domestik membuat pertumbuhan volume penjualan tidak mampu menyamai pertumbuhan konsumsi semen dalam negeri yang sebesar 5,7%.  Dengan hal ini SMGR berusaha memperluas pangsa pasarnya ke luar negeri seperti  dengan mengakusisi perusahaan semen di Bangladesh. Selain itu SMGR juga mengekspor semen ke beberapa negara seperti Malaysia, Filipina, Timor Leste, Maladewa, Srilanka, Kuwait dan Australia.

 

Harga minyak semakin panas

KONTAN.CO.ID – Adanya kenaikan tingkat permintaan dan pemangkasan produksi yang berjalan, mengantar harga minyak mentah west texas tntermediatel (WTI) hampir menyentuh level US$ 50 per barel dalam perdagangan Jumat (15/9).

Mengutip Bloomberg, harga kontrak pengiriman Oktober 2017 di ICE Futures stagnan di level US$ 49,89 per barel sama dengan harga sehari sebelumnya. Namun dalam sepekan, harga minyak telah melambung 5,07%.

Opini kami:

Terjadinya penurunan produksi minyak di negara-negara OPEC, dan adanya prediksi dari OPEC mengenai naiknya permintaan minyak di tahun 2018 karena meningkatnya konsumsi di Eropa dan China, serta Rusia dan Venezuela mengkonfirmasi komitmen kesepakatan pemotongan produksi. Hal tersebut lah yang menjadi sentimen positif yang membuat harga minyak semakin panas.

REKOMENDASI SAHAM

UNTR jika di lihat dari chart daily masih dalam keadaan uptrend kuat dan pada perdagangan jum’at kemarin UNTR memantul dari suport trend line dan membentuk candlestick morning star,untuk perdagangan hari ini UNTR kami proyeksikan akan mengalami penguatan.

Rekomendasi buy, dengan target terdekat di harga 31.950

Batasi resiko jika harga break di level 29.850

Create By : Research of HIMA AE

Jati Akbar Bahrul Kholbi

Ahmad Ali Ramadhan

Mohamad Syarifudin

Agung Kurniawan

Aditya Widianto

Mila septrya

Euis Herlina

 

 

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *