Mentari Pagi Edisi 249 jum’at 8 september 2017

REVIEW IHSG

Kamis, 7 September 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 5832.311 menguat 0.14% atau naik 8.173 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 940.96 M.

4 sektor melemah yaitu sektor infrastruktur, property, pertambangan, pertanian dan aneka industry (1,73%). 5 sektor lainnya menguat yang memimpin adalah sektor industry dasar (0,84%).

Kami prediksikan IHSG hari ini akan bergerak mixed.

 

RINCIAN TRANSAKSI BURSA

7  SEPTEMBER 2017

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Bank BUMN komitmen beri bunga kredit satu digit

KONTAN.CO.ID – Himpunan bank milik negara (Himbara) sudah membahas soal komitmen menurunkan suku bunga kredit ke level satu digit. Pembahasan ini dilakukan beberapa perwakilan bank BUMN dalam rapat Himbara beberapa waktu lalu. Hasilnya menurut Adi Sulistyowati, Direktur BNI, bank pelat merah sepakat menurunkan bunga kredit ke level satu digit. Untuk menurunkan suku bunga kredit, bank BUMN akan berusaha menurunkan biaya dana atau cost of fund. Nantinya suku bunga beberapa jenis kredit seperti komersial, kecil dan konsumer bisa terpangkas.
Opini Kami :
Menurunnya bungan kredit ke level satu digit merupakan imbas dari Kebijakan BI tentang menurunkan suku bunganya menjadi 4,5%. Namun penurunan suku bunga kredit akan membuat permintaan akan kredit dari perusahaan dan rumah tangga akan meningkat. Penuruan suku bunga kredit juga akan menurunkan biaya modal perusahaan untuk melakukan investasi. Ini semua akan meningkatkan aktifitas konsumsi dan investasi sehingga aktifitas perekenomian semakin bergairah. Terlebih lagi laju inflasi bulan Januari- Juli 2017 yang masih terjaga di level 2,6%, dan inflasi tahun ke tahun yang masih terjaga di level 3,88%. Hal ini akan semakin mendrorong perbankan untuk menurunkan suku bunga kreditnya.

 

Kontrak direvisi, WSKT tak pangkas target laba

KONTAN.CO.ID – Meski PT Waskita Karya Tbk(WSKT) merevisi turun target perolehan kontrak baru tahun 2017, namun perusahaan pelat merah ini tak memangkas target laba dan pendapatan. “Mengenai kinerja pendapatan dan laba tidak berubah. Target pendapatan sekitar Rp 40 triliun dan target laba sekitar Rp 3 triliun,” kata Tunggul Rajagukguk, Direktur Keuangan WSKT. Menurut Tunggul, revisi target kontrak baru lantaran banyak komposisi proyek yang sebagian berubah. Kontrak yang tadinya sudah didapat pada tahun ini, pelaksanaannya mundur menjadi tahun 2018.
Opini Kami:
Keyakinan WSKT dalam mencapai target labanya akan menimbulkan sentiment positif bagi investor. Di semester pertama 2017, laba WSKT naik signifikan sebesar 145,02% atau Rp. 1,43 T dibandingkan periode yang sama tahun 2016 yang menghasilkan laba sebesar Rp. 582 M. Terlebih lagi WSKT sendiri sudah mengantongi nilai kontrak sebesar Rp. 40 T dengan target perolehan nilai kontrak Rp. 60 T pada tahun ini. Dengan hal itu semua bukan tidak mungkin WSKT bisa mencapai target labanya sebesar Rp. 3,5 T.

REKOMENDASI SAHAM

JSMR jika di lihat dalam analisa teknikal trend saham JSMR ini masih  uptrend,untuk trend folower bisa hold saham ini ,dan hari ini untuk saham JSMR berpotensi menguat setelah brekout dari resistance nya di level 5855

DISCLAIMER ON

 

Create By:Research Hima Ae

 

Jati Akbar Bahrul Kholbi

Ahmad Ali Ramadhan

Muhamad syarifudin

Agung Kurniawan

Aditya Widianto

Mila septrya

Euis Herlina

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *