Mentari Pagi Edisi 231 Senin, 7 agustus 2017

REVIEW DAN PREDIKSI IHSG

Jumat 4 Agustus 2017 kemarin IHSG ditutup dilevel 5777.482 melemah 0.05% atau turun 3.049 poin dari level sebelumnya. Sementara itu asing mencatatkan penjualan bersih sebanyak 180.43 M. 4 sektor menguat diantaranya sektor pertambangan, aneka industri, perdagangan dan properti. Sedangkan 5 sektor lainnya melemah, yang paling meminpin dari 5 sektor yang melemah yaitu sektor  industry dasar (-1.20%). Berikut kondisi IHSG dalam kondisi teknikal, IHSG kami proyeksikan akan bergerak turun.

BERIKUT RINCIAN TRANSAKSI DI BURSA

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

Prediksi  ekonom pertumbuhan ekonomi RI kuartal II

Sejumlah ekonom telah memproyeksikan angka pertumbuhan ekonomi selama kuartal kedua 2017. Ekonom Bank Permata Josua Pardede memperkirakan, pertumbuhan ekonomi kuartal II tahun 2017 dapat meningkat menjadi 5,07% yoy. Meningkatnya kinerja ekonomi kuartal II ini didorong oleh peningkatan permintaan domestik.

Senada, Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Tony Prasetiantono melihat bahwa pertumbuhan ekonomi akan sedikit lebih baik. Ia memprediksi, pertumbuhan akan mencapai 5,1% yang didasari harga komoditas primer yang membaik dan surplus ekspor yang meningkat.

Menurut kami pertumbuhan ekonomi berpengaruh positif terhadap investasi asing langsung. Semakin tinggi tingkat pertumbuhan di suatu negara maka semakin inggi juga minat investor untuk menanamkan modalnya, sehingga investor akan memperoleh return yang diharapkan.

Sumber : Kontan

Laba DOID tumbuh 7,88% per Juni

JAKARTA. Emiten produsen batubara, PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 39,14% pada semester pertama tahun ini. Per Juni 2017, perusahaan membukukan pendapatan sebesar US$ 360,62 juta, naik dari periode yang sama tahun lalu senilai US$ 259,16 juta.

Berdasarkan laporan keterbukaan perusahaan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (4/8), kenaikan pendapatan perusahaan juga diikuti peningkatan beban pokok pendapatan sebesar 24,1% year on year (yoy) menjadi US$ 258,45 juta.

 

Dalam pandangan kami meskipun laba DOID naik menjadi 7,88% saham DOID termasuk dalam kategori yang spekulatif.

 

Sumber : Kontan

BI Buka Peluang Longgarkan Kebijakan Moneter, Asal…

Bank Indonesia (BI) memandang laju inflasi indeks harga konsumen (IHK) hingga bulan Juli 2017 terkendali. Jika kondisi ini terus berlanjut, maka bank sentral memiliki peluang untuk melakukan pelonggaran kebijakan moneter.

“BI melihat kondisi inflasi terjaga dan kami akan betul-betul mengamati. Kalau situasi terus menunjukkan kondisi terjaga, maka tidak tertutup kemungkinan BI akan easing (melonggarkan kebijakan moneter),” kata Agus di kantornya di Jakarta, Jumat (4/8/2017).

Salah satu pelonggaran kebijakan moneter adalah dengan cara menurunkan suku bunga. Menurut kami jika kemungkinan melakukan pelonggaran kebijakan moneter tersebut terjadi maka akan memberi sentimen positif bagi pergerakan pasar modal. Saat suku bunga acuan diturunkan, umumnya bunga deposito juga akan ikut turun. Dengan begitu pemilik deposito akan terdorong untuk mengalihkan dananya ke instrumen pasar modal.

Sumber : Kompas

 

REKOMENDASI SAHAM

BKSL berhasil menembus resisten kuatnya di harga 107,dan pada penutupan harga kemarin hari jum’at candlestic di tutup melemah tetapi tidak bisa brekdown support kuatnya di harga 107 yg sebelumnya resisten,untuk saham BKSL hari ini berpotensi menguat karena di perkirakan akan memantul dai titik support nya

Rekomendasi:Buy if break 109 dengan target terdekat di 117

Stop loss jika breakdown di harga 107

 

 

DISCLAIMER ON

Create By:Research Hima Ae

Jati Akbar Bahrul Kolbi

Mohammad Syarifudin

Ahmad Ali Ramadhan

Agung Kurniawan

Aditya Widianto

Euis Herlina

Mila Septrya

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *