Mentari Pagi Edisi 221 Senin, 24 Juli 2017

REVIEW IHSG

IHSG Pada perdagangan Jumat, 21 Juli 2017 kemarin IHSG ditutup 5765.424 melemah 59.784 poin atau 1.03%. Sementara itu asing mencatatkan Net Sell sebanyak Rp. 438.42 M. Sektor aneka industri sangat mendorong laju penurunan IHSG yang hari kemarin melemah sebanyak 3.43%.

Pergerakan IHSG jika di lihat dari Analisa teknikal, IHSG kemarin sudah menguji level support terdekat yaitu pada point 5765.42 dan berhasil di tembus maka dari dan untuk MACD nya pun masih berada di trend negatif, maka untuk hari ini kami perkirakan IHSG akan melanjutkan pelemahannya.

RINCIAN TRANSAKSI IHSG DIBURSA Jumat, 21 Juli

 

RANGKUMAN BERITA EKONOMI

SIDO segera ekspansi ke Filipina

JAKARTA. PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk bakal menggenjot penjualan ekspornya. Untuk itu emiten dengan kode SIDO ini berencana untuk ekspansi ke pasar Filipina tahun ini.

Dengan penetrasi ke pasar Filipina tentunya akan meningkatkan volume penjualan ekspor SIDO. Saat ini ekspor SIDO hanya berkontribusi 2% dari seluruh penjualan, dengan ekspansi ke Filipina tentunya akan meningkatkan persentasi ekspor perseroan.

Dengan adanya ekspansi perusahan menunjukan perusahaan adalah salah satu perusaaan yang bertumbuh hal ini juga lah yang akan menambah sentiment positif untuk investor.

Sumber : Kontan

 

Prodia Menyasar Pasar Ibu dan Anak

PT Prodia Widyahusada Tbk (PDRA) menangkap peluang dari pertumbuhan industri kesehatan di tanah air. Emiten pengelola laboratorium kesehatan itu mulai mengembangkan sayap bisnis dengan membuka klinik dan laboratorium khusus yang menyasar anak-anak, wanita, dan lanjut usia (lansia).

Selain berinovasi ke segmen khusus, PRDA juga tetap melanjutkan ekspansi pembukaan gerai laboratorium umum. Harapannya adalah, tahun ini akan ada tambahan lima hingga tujuh laboratorium umum yang bisa diluncurkan.

Hingga akhir tahun ini, PRDA menargetkan pendapatannya bisa tumbuh 10% hingga 15% dibanding pencapaian tahun lalu. Jika pada 2016 PRDA mendekap pendapatan sebesar Rp 1,36 triliun, maka di 2017 mereka berharap bisa mencetak penghasilan mencapai Rp 1,5 triliun sampai Rp 1,56 triliun.

Meski PDRA belum lama melantai di bursa tetapi dengan banyaknya inovasi dalam mengembangkan bisnisnya hal ini bisa menambah sentiment positif bagi investor bahkan PDRA  tak pelit membagi dividen. Mereka telah membagikan dividen tunai sebesar Rp 26,4 miliar atau Rp 28,2 per saham

Sumber : Kontan

REKOMENDASI SAHAM

Jika dilihat dari kondisi teknikal saham AALI, terlihat dari indikator Moving Average yang mengalami Golden Cross dan juga Indikator MACD masih terlihat positive, maka kami proyeksikan saham AALI hari ini akan melanjutkan trend bullish nya setelah mengalami breakout pada garis support.

Rekomendasi : Buy 15.500 dengan target harga 15.800

Stop Loss di harga 15.200

Leave a comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *