MENTARI PAGI EDISI 511, RABU 18 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Selasa (17/09/19) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.28% pada level 6236.690 atau +17.255 poin. Dicatat 14,46 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai 8,81 triliun. Asing mencatat penjualan bersih (net foreign sell) Rp 585,67 miliar di seluruh pasar.

Enam dari sepuluh sektor berada di zona hijau, sektor yang mengalami penguatan cukup signifikan yakni, sektor perkebunan menguat 2,95%, sektor infrastruktur menguat 1,50% dan sektor industri barang konsumsi menguat 0,52%. Sedangkan empat sektor berada di zona merah yakni, sektor aneka industri melemah 2,71%, sektor industri dasar dan sektor manufaktur melemah 0,20%.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 510, SELASA 17 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

IHSG pada Senin (16/9) dibuka di level 6262,288 kemudian terus melemah sepanjang jam perdagangan hingga ditutup melemah 115,41 poin atau 1,82% menuju ke level 6219,435 senada dengan indeks Asia lainnya yang juga ditutup melemah. Asing masih mencatatkan aksi jual bersih sebesar 559,19 Miliar di all market, sementara 122 saham bergerak naik, 297 bergerak turun, dan 138 tetap.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 509, SENIN 16 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Jumat (13/09/19) Indeks Harga Saham Gabungan melemah 0.12% pada level 6334.843 atau -7.331 poin. Dicatat 13.94 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai transaksi 6.96 triliun. Asing mencatat aksi penjualan bersih (net foreign sell) Rp. 911,11 miliar diseluruh pasar. Enam dari sepuluh sektor berada di zona merah, sektor yang mengalami pelemahan yang cukup signifikan yakni sektor pertambangan melemah 2,1%, sektor industri dasar melemah 0,73% dan sektor perdagangan melemah 0,31%, sedangkan empat sektor berada di zona hijau yakni, sektor pertanian menguat 0,96%, sektor keuangan menguat 0,32% dan sektor inflastruktur menguat 0,2%.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 508, JUMAT 13 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Kamis (12/09/19) ditutup melemah ke level 6,342.174 (-0.623%). Hampir seluruh sektor kompak mengalami pelemahan,hanya sektor properti yang mengalami penguatan. Sektor yang mengalami pelemahan paling signifikan yaitu sektor aneka industri (-2.03%) disusul sektor infrastruktur  (-1.37%), sementara sektor properti menguat (+0.12%) . Tercatat 14.060 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 8.829 triliun. Asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) dikeseluruhan pasar mencapai Rp 2.57 milyar.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 507, KAMIS 12 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG 

Pada penutupan perdagangan Rabu (11/09/19) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.71% pada level 6381.954 atau +45.281 poin. Dicatat 15.74 miliar saham yang diperdagangkan dibursa dengan total nilai transaksi 8.85 triliun. Asing mencatat penjualan bersih (net foreign sell) Rp 237,89 miliar di seluruh pasar. Hanya satu sektor yang berada di zona merah yakni sektor consumer goods melemah 0,11%, sedangkan sembilan sektor lainnya berada di zona hijau, sektor dengan penguatan yang cukup signifikan yakni sektor aneka industri menguat 3,09%, sektor konstruksi menguat 1,57% dan sektor pertambangan menguat 1,22%.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 506, RABU 11 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (10/09/19) ditutup menguat ke level 6,336.673 (+0.165%). Lima sektor menguat, lima sektor juga melemah. Sektor property memimpin penguatan (+1.06%) disusul sektor agriculture (+0.69%) sementara sektor yang mengalami pelemahan signifikan dari sektor trade,service dan investment (-0.94%) kemudian diikuti oleh sektor mining (-0.91%). Tercatat 14.258 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 8.135 triliun. Asing mencatatkan penjualan bersih (net foreign sell) dikeseluruhan pasar mencapai Rp 239.31 milyar.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 504, SELASA 10 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Senin (9/09/19) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.27% pada level 6326.213 atau +17.263 poin. Tercatat 15,66 miliyar saham yang diperdagangkan di bursa dengan total nilai transaksi 7,92 triliun. Asing mencatat penjualan bersih (net foreign sell) Rp 350,57 miliar di seluruh pasar. Hanya ada tiga sektor yang berada dizona merah sektor aneka industry melemah 1,06%, Sektor keuangan melemah 0,71%. Sektor konstruksi dan properti melemah 0,12%. Sedangkan ada tujuh sektor yang berada dizona hijau dengan penguatan yang signifikan yakni, Sektor tambang menguat 1,65%. Sektor infrastruktur menguat 1,16%. Sektor perdagangan dan jasa menguat 1,08%.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 505, SELASA 10 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Pada penutupan perdagangan Senin (9/09/19) Indeks Harga Saham Gabungan menguat 0.27% pada level 6326.213 atau +17.263 poin. Tercatat 15,66 miliyar saham yang diperdagangkan di bursa dengan total nilai transaksi 7,92 triliun. Asing mencatat penjualan bersih (net foreign sell) Rp 350,57 miliar di seluruh pasar. Hanya ada tiga sektor yang berada di zona merah sektor aneka industry melemah 1,06%, sektor keuangan melemah 0,71% dan sektor konstruksi melemah 0,12%. Sedangkan ada tujuh sektor yang berada dizona hijau dengan penguatan yang signifikan  yakni, sektor tambang menguat 1,65%,sektor infrastruktur menguat 1,16% ,sektor  perdagangan dan jasa menguat 1,08%.

Baca Selengkapnya

MENTARI PAGI EDISI 504, SENIN 09 SEPTEMBER 2019

REVIEW IHSG

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (06/09/19) ditutup menguat ke level 6,308.950 (-0.034%). Enam sektor yang mengalami penguatan, sementara empat sektor lainnya mengalami pelemahan. Sektor industri dasar memimpin penguatan (+1.71%) disusul sektor mining (+0.83%) sementara sektor yang mengalami pelemahan signifikan dari sektor properti (-1.78%) kemudian diikuti oleh sektor infrastruktur (-1.41%). Tercatat 14.587 milyar saham diperdagangkan serta total nilai transaksi mencapai Rp 8.681 triliun. Asing mencatatkan pembelian bersih (net foreign buy) dikeseluruhan pasar mencapai Rp 9.12 milyar.

Baca Selengkapnya